Ikan Koi Pringsewu Berpeluang Menjadi Komoditi Unggulan

Redaksi

Senin, 26 Juli 2021 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Ikan koi berpeluang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Pringsewu. Hal tersebut seiring dengan mulai banyaknya pembudidaya ikan hias ini di Bumi Jejama Secancanan.

Setelah beberapa waktu lalu meninjau 481 Koi Farm di Karangkumbang, Margakaya, kali ini giliran sejumlah petani budidaya ikan koi di Kecamatan Pagelaran yang dikunjungi oleh Wakil Bupati Pringsewu, Dr Fauzi.

Fauzi didampingi Kabid Perikanan Budidaya dan Tangkap Dinas Perikanan, Hijrah Amin, dan Koordinator Program Kotaku, M Ridwan, berharap Dinas Perikanan Pringsewu dapat memberikan penyuluhan dan pembinaan serta pendampingan kepada para petani budidaya ikan koi. Begitupun dengan BDC Pringsewu agar turut berperan aktif dalam rangka membantu pemasaran.

Baca Juga  468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendorong pengembangan usaha pembudidayaan ikan koi ini, sekaligus mendorong dan memfasilitasi dibentuknya paguyuban atau komunitas ikan koi di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya, Senin (26/7/21).

Menurutnya, jika sudah ada organisasi yang menaungi para petani pembudidaya dan penghobi ikan koi, tentunya akan lebih mudah bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan, diantaranya untuk mendapatkan program bantuan dari kementerian terkait.

“Termasuk nantinya untuk mengadakan kontes atau membuka pasar ikan hias, khususnya jenis koi,” katanya.

Baca Juga  Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Adit, salah satu petani budidaya ikan koi di Pekon Sidodadi mengatakan, budidaya ikan koi dilakoninya sebagai selingan budidaya ikan lele miliknya.

“Hasilnya cukup menjanjikan,” katanya.

Di Sidodadi sendiri, kata lulusan SUPM Kotaagung ini, terdapat lima orang petani pembudidaya ikan koi. Produksi miliknya selama ini banyak dipasok untuk memenuhi kios-kios yang ada di Kota Bandarlampung.

“Untuk pasokan ke luar provinsi, saat ini salah satu yang menjadi kendala adalah sulitnya mendapatkan oksigen, di mana kebutuhan oksigen ini merupakan sarana yang sangat vital untuk mengirimkan ikan ke daerah yang jauh,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak

Petani pembudidaya lainnya adalah Hendi dan Fitri, yang dijumpai oleh orang nomor dua di Kabupaten Pringsewu ini di lokasi pembudidayaan ikan koi miliknya di bilangan Gumukrajin. Dalam membudidayakan ikan koi, ia menggunakan sistem tumpang sari dengan jenis ikan mas.

Ia mengaku mengirimkan ikan koi hingga ke luar Provinsi Lampung, diantaranya ke Bandung, Jawa Barat.

“Untuk harga satu ekor ikan koi bervariasi tergantung dari jenis dan ukuran. Di sini ada juga yang berharga Rp5 juta per ekor, di mana untuk jenis ikan koi ini dilengkapi dengan sertifikat,” ungkapnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria
Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis
Bupati Pringsewu Teken MoU dengan AM Farm, Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden
Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan
Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka
Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung
LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog
Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB