Herman Tampik Isu Jual Beli Jabatan

Redaksi

Rabu, 6 November 2019 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung, Herman HN, secara tegas menampik isu yang berkembang terkait adanya pungutan uang dalam penempatan posisi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota setempat.

Menurut Herman HN, berkembangnya isu jual beli jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidaklah benar. Hal itu hanya membuat pandangan buruk bagi Pemkot Bandarlampung.

\”Di Pemerintahan Kota ini nggak ada jabatan yang bayar-bayar, mulai saya duduk jadi walikota sampai saat ini satu sen pun semua pejabat tidak ada yang bayar bayar, boleh dicek satu persatu,\” kata Herman HN usai melantik 68 Pejabat Eselon III dan IV di Aula Semergou Pemkot Bandarlampung, Rabu (6/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Terbukti, ujar Herman, setiap pejabat yang sudah dilantik dan mendapat kedudukannya, sangat jarang adanya pergantian atau rolling jabatan dalam waktu yang singkat jika karena habis masa jabatannya.

\”Iya lihat saja pejabat pejabat itu nggak ada yang gonta ganti, setiap tiga bulan rolling nggak ada. Kecuali memang ada kesalahan fatal yang benar benar harus dicopot dari jabatannya,\” ungkapnya.

Lebih lanjut, dikatannya ada beberapa pejabat yang dari 2010 dilantik sampai sekarang belum pernah dicopot atau dipindahkan. Terlebih jabatan sebagai kepala sekolah di Bandarlampung yang sebagian masih SK dari mantan Walikota Edi Sutrisno.

\”Cek aja, banyak kepala sekolah SD dan SMP yang SK nya masih Edi Sutrisno kecuali sudah pensiun. Ini tidak lain bagaimana supaya pendidikan kita lebih baik, kalau cucuk cabut bayar itu kan dia nanti cari duit lagi untuk nenganti uang nya, rusak sekolahnya jadi duit melulu kasian wali muritnya,\” papar dia.

Baca Juga  Solar Tumpah, Jalan Saleh Raja Kusuma Licin

Walikota dua periode ini mengakui bahwa ASN yang mendapatkan jabatan tinggi dan pegawai yang ditempati disebuah lembaga karena dipilih berdasarkan kompetensi dan prestasi nya.

\”Artinya kita melantik ini sesuai dengan kompetensi dan kemampuan pegawainya. Kan saya nilai sendiri sampai ke kelurahan, jangan coba coba aja lurah yang sudah dilantik ini nggak membaur ke masyarakat,\” kata Herman.

Menurutnya, jika jual beli jabatan ini diberlakukan dalam sebuah pemerintahan dapat mempengaruhi kinerja dari ASN itu sendiri, yang berdampak kepada kesengsaraan masyarakat.

Baca Juga  AI Buatan Diskominfo Siap Pantau Banjir di Bandar Lampung

\”Kalau dikasih jabatan suruh  bayar bayar ini sama saja ngajarin dia yang nggak bener, nyuruh dia ngabisin uang. Sedangkan kalau dia murni dilantik sesuai kompetensinya, dia harus dituntut kerja keras melayani rakyat dengan baik,\” tegasnya.

Sehingga, lanjutnya, pekerjaan ASN dalam pelayanan kepada masyarakat di Pemerintahan Kota Bandar Lampung ini sudah cukup membanggakan Herman HN.

\”Alhamdulillah di Pemkot ini liat aja pelayannya rakyat lumayan bagus lah. Kalo dibilang bagus bener, saya akui belum, masih kurang, tapi mendekati lah. Kalau kita mau membela rakyat, bela yang benar, layani rakyat dengan baik,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB