Hari Ini Rupiah Terlemah saat Krismon, 1 Dolar Sentuh Rp 15.250

Avatar

Selasa, 9 Oktober 2018 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang penutupan di pasar spot, Selasa (9/10/2018) pukul 15:00 WIB, 1 Dolar ditransaksikan pada Rp 15.250.

Rupiah melemah 0,23% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, harga jual dolar AS di beberapa bank telah di atas level Rp 15.200/US$.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah hari ini.

Baca Juga  Ditutup, Rupiah Melemah ke Rp 15.040 per Dolar AS

Rupiah yang sempat punya harapan menguat tidak mampu mewujudkannya karena ditekan keperkasaan greenback.

Pada penutupan perdagangan pasar spot pukul 16:00 WIB, 1 Dolar AS dibanderol Rp 15.225.

Rupiah melemah 0,07% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Rupiah sebenarnya dibuka menguat 0,06%. Namun penguatan itu tidak bertahan lama, karena rupiah kembali terpeleset ke zona merah.

Baca Juga  Tertinggi Tingkat Pengangguran, Lulusan SMK Didorong Berwirausaha

Positifnya, depresiasi rupiah tidak sedalam kemarin yang mencapai 0,07%.

Meski begitu, pelemahan rupiah yang sudah terjadi selama tujuh hari perdagangan beruntun, adalah catatan yang patut diwaspadai.

Dengan posisi penutupan hari ini, maka rupiah sudah melemah 12,24% sejak awal tahun. Sementara dalam setahun terakhir, depresiasi rupiah mencapai 12,65%.

Berbagai mata uang utama Asia juga sulit menandingi dolar AS. Praktis hanya yuan China dan yen Jepang yang menguat, yang lain tidak selamat.

Baca Juga  MAKUKU Facial Towel, Handuk Wajah Anti Bakteria  Pertama di Indonesia 

Pelemahan terdalam dialami oleh baht Thailand. Depresiasi baht terjadi seiring rilis data cadangan devisa yang turun.

Bank of Thailand (BoT) melaporkan posisi cadangan devisa per 28 September adalah US$ 204,5 miliar. Turun dibandingkan 21 September yaitu US$ 205,5 miliar. (cnbci/lan)

Berita Terkait

PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H
Kolaborasi CCEP-Pondok Pesantren Bangun Kesadaran Lingkungan
IHK Gabungan di Lampung pada Maret Tercatat Inflasi 0.36 Persen
Indosat Ooredoo Hutchison Ajak Masyarakat Rayakan Indah Ramadan
Perkuat Koordinasi, PGN Gelar Customer Business Gathering Asosiasi
Junanto Herdiawan Dikukuhkan Sebagai Kepala BI Provinsi Lampung
Smartfren Perkuat Jaringan Sambut Ramadan dan Idul Fitri 1445H
PGN Catatkan Pendapatan USD3,65 Miliar Sepanjang 2023

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Rabu, 17 April 2024 - 20:26 WIB

Musim Selancar, Disparekraf Lampung Klaim Telah Lakukan Koordinasi

Rabu, 17 April 2024 - 19:47 WIB

Arinal Apresiasi Komitmen ASN Lampung Pasca Libur Lebaran

Rabu, 3 April 2024 - 07:36 WIB

Perpusda Lampung Merabah Desa 

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar

Jumat, 19 Apr 2024 - 10:33 WIB

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB