Hari Ini Lapor Polisi, Wakil Walikota Bandar Lampung Tantang Berkelahi Ketua DPRD

Redaksi

Senin, 3 September 2018 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wiyadi (Foto: YouTube)

Wiyadi (Foto: YouTube)

Bandar Lampung (Netizenku.com): Grup aplikasi pesan WhatsApp pada Minggu malam (2/0/2018) heboh.

Itu karena beredarnya pesan terusan informasi perseteruan antara Wakil Walikota (Wawali) Bandar Lampung Yusuf Kohar dengan Ketua DPRD setempat Wiyadi.

Dari informasi yang beredar, Yusuf Kohar menantang Wiyadi berkelahi. Namun Wiyadi tidak melayani tantangan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PDIP itu bahkan mengaku takut hingga gemetar. Beberapa orang yang berada di lokasi lalu melerai.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Peristiwa itu terjadi di Kafe Hotel Amalia pada Sabtu malam (1/9/2018) sekira pukul 23.00 WIB.

Rencananya, Wiyadi akan melaporkan peristiwa itu ke Polda Lampung hari ini, Senin (3 /9/2018).

“Saya intinya akan lapor ke Polda Lampung karena merasa terancam. Malam itu, saat saya mau pulang, tiba-tiba Yusuf Kohar berdiri dari mejanya nyamperin saya. Dia ngajak saya berkelahi. Dia bilang, ’Kenapa DPRD buat-buat pansus hak angket? Sudah idealis benar apa kamu?’ Banyak saksi di lokasi kejadian,” tutur Wiyadi.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
\"\"

Pansus

Marahnya Yusuf Kohar diduga buntut dari dibentuknya panitia khusus (Pansus) hak angket oleh DPRD Bandar Lampung.

Pansus itu dibentuk menindaklanjuti kebijakan Yusuf Kohar saat menjabat pelaksana tugas (Plt) wali kota Bandar Lampung, yang dinilai menyalahi aturan.

Sementara, Yusuf Kohar membantah terlibat keributan dengan Wiyadi.

“Kata siapa? Tapi, kan gak ada gambarnya. Idak katek (bahasa daerah yang artinya tidak ada). Kamu kata siapa,” tukasnya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Begitu juga saat disinggung apakah dia menantang Wiyadi berkelahi, Yusuf Kohar kembali membantah.

“Kata siapa? Kau tanya saja sama dia (Wiyadi) ya,” sergah politisi Partai Demokrat ini.

Kohar juga membantah saat ditanya soal adanya air yang tumpah di mejanya.

“Kata siapa? Tidak ada. Kau ngeliat tidak kejadiannya? Ada yang kena gocoh (bahasa daerah yang berarti tonjok) tidak? Kamu kan gak liat,” kilah Kohar. (dbs/lan)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB