Hardiknas 2018, BEM Unila Sebut Pendidikan Saat Ini Tidak Sehat

Redaksi

Rabu, 2 Mei 2018 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Momentum peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) diartikan sebagai momentum keberpihakan mahasiswa terhadap pendidikan nasional Indonesia yang sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Berbagai kebijakan yang ada mendorong adanya komersialisasi pendidikan seperti kebijakan student loan merupakan kebijakan yang tidak pro terhadap pendidikan nasional.

\”Banyak kebijakan pendidikan saat ini seakan mengkhianati amanat UUD 1945 pasal 31 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi, setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Kemudian, pasal 31 ayat 2 UUD 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya,\” ujar Presiden Mahasiswa Universitas Lampung (Unila), Muhammad Fauzul Adzim, saat menyampaikan orasinya, Rabu (2/5).

Baca Juga  Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Menurut Fauzul, kebijakan student loan yaitu peminjaman biaya pendidikan kepada mahasiswa adalah bentuk komersialisasi pendidikan. \”Saat mereka berkuliah, mereka diberikan pinjaman dana, tapi dengan catatan setelah selesai kuliah mereka harus membayar biaya perkuliahan mereka. Hal ini sangat jauh dari kata kemerdekaan dalam pendidikan,\” ucapnya kepada Netizenku.com

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

Dalam aksi yang dilaksanakan di halaman Kantor Rektorat Unila tersebut, Fauzul juga menyinggung persoalan isu pelecehan seksual dikampus yang dilakukan oleh tenaga pendidik diperguruan tinggi terhadap mahasiswinya. \”Ini merupakan citra buruk bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan di perguruan tinggi,\” tegasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Fauzul, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unila, menyatakan sikap menolak pemberlakuan kebijakan student loan yang tidak pro rakyat dan mengkhianati amanat UUD 1945, kemudian menuntut tindakan tegas Rektorat terhadap segala tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh tenaga pendidik di lingkungan kampus. (Aby)

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mikdar Ilyas Desak Penertiban Pengerukan Bukit Tanpa Izin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemprov Lampung dan BNPT Luncurkan Film Edukasi Pencegahan Radikalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Pemprov Lampung Serukan Semangat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Marindo Tekankan Pentingnya Akuntabilitas di Lingkungan Pemprov Lampung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemprov Lampung Raih Mandaya Award 2026 Kategori Penurunan Kemiskinan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Berita Terbaru

Lampung

Mikdar Ilyas Desak Penertiban Pengerukan Bukit Tanpa Izin

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:02 WIB