Hampir 11 Ribu Ton Subsidi Jagung LN Disalurkan Ke Peternak Unggas

Luki Pratama

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti. Foto: Luki.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Para peternak unggas di Provinsi Lampung dapat bernafas lega pasalnya ditengah mahalnya harga jagung untuk pakan ternak, Mereka mendapatkan angin segar berupa bantuan subsidi jagung luar negeri (LN).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengatakan kebijakan mensubsidi peternak unggas diambil oleh Pemerintah Pusat sebagai langkah alternatif menyelesaikan kenaikan harga jagung yang nilai jualnya sedang naik disebabkan oleh gagal panen dampak dari el-nino.

Bapanas mengajukan bantuan subsidi jagung sebesar 500.000 ton. Saat ini telah disalurkan tahap pertama sebesar 250.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

250.000 ton itu, dibagikan kepada peternak unggas di seluruh Indonesia. Dari total tersebut, Provinsi Lampung mendapat jatah subsidi jagung LN sebanyak 18.836,94 ton.

“Perdata yang di pegang saat ini, tercatat 54 persen atau sebanyak 10.146,68 sudah didistribusikan ke peternak unggas,” kata dia kepada wartawan Lentera Swara Lampung, Minggu (16/2).

Baca Juga  SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Untuk mendapatkan subsidi itu, peternak harus tergabung dalam koperasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) dan Petelur Nasional dan Kelompok Ternak Ayam Petelur (Ketat).

Kedua koperasi ini akan mendata peternak yang mengajukan bantuan yang kemudian data tersebut akan diserahkan Diskeswan Provinsi Lampung untuk disetujui Bapanas RI.

Ia pun berharap bantuan subsidi jagung tersebut dapat meringankan beban peternak unggas di Lampung. Ia menekankan bahwa bantuan itu hanya sebagai solusi alternatif atas kesulitan peternak akibat harga jagung yang mahal dan akan berlangsung hingga bulan Maret.

“Harga jagung untuk pakan unggas kan lagi mahal. Lewat subsidi ini, peternak dapat menebus dengan harga maksimal sebesar 5500 sedangkan dari Bulog koperasi mengambil seharga 5000,” terangnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perbaiki Lampu Jalan untuk Kelancaran Mudik

Dijelaskannya pula, jagung subsidi LN mulai diusulkan sejak bulan November 2023, dan mulai dapat disalurkan pada Januari 2024.

“Januari mulai terealisasinya, sudah ada 184 peternak yang telah masuk ke dalam SK Menteri Pertanian,” tandasnya.

Kemudian, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) Wilayah Lampung, Jenny Soelistiani, menjelaskan biaya subsidi 5500 ketika distribusikan ke peternak unggas di Lampung digunakan untuk akomodasi biaya transportasi pengambilan jagung LN.

Hal tersebut lantaran peternak unggas mengambil secara langsung ke daerah jagung LN yang ada. Sehingga dilakukan kesepakatan hitam diatas putih, terang dia, untuk dialokasikan ke peternak maksimal sebesar 5500.

“Peternak mengambil di Cigading Banten karena sudah kehabisan jagung dan kapal yg masuk Lampung mengalami kemunduran cukup lama, itu untuk akomodasi transportasi,” terang dia.

Baca Juga  Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Subsidi jagung disalurkan menjadi 3 tahap, saat ini Provinsi Lampung telah menyalurkan sebanyak 2 tahap terhadap peternak unggas.

Ia pun menerangkan dari 250.000 ton, Provinsi Lampung hanya mendapatkan 6 persen saja. Sedangkan yang terbesar adalah Provinsi Jawa Timur sebesar 100.000 ton lebih, disusul Provinsi Jawa Tengah sebesar 80 ribu ton.

“Saat ini sudah masuk ke tahap ke 2 penyaluran. Kisaran hampir 11 ribu ton jagung yang sudah diterima peternak unggas di Lampung,” jelasnya.

Ini, lanjut dia, merupakan komitmen Pinsar PPN Lampung dalam membantu mensejahterakan peternak unggas di Lampung.

Ia pun berharap bantuan tersebut dapat membantu peternak unggas di Lampung dan mengatasi ketakutan akan kelangkaan bahan pokok telur.

“Harga jagung sudah mencapai Rp8.000. Kalau peternak unggas tidak dibantu, takutnya mereka malah menjual ternaknya, yang kemudian bakal berdampak kesulitan telur,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%
Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026
Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan
DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026
Harga MinyaKita di Lampung Tembus Rp24 Ribu, DPRD Lampung Desak Tambah Pasokan
Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal
Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026
Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:49 WIB

Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 12:22 WIB

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 April 2026 - 09:33 WIB

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Minggu, 19 April 2026 - 11:19 WIB

Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan

Rabu, 8 April 2026 - 20:23 WIB

Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”

Senin, 6 April 2026 - 18:46 WIB

Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:28 WIB

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Berita Terbaru

Pringsewu

Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar di Pringsewu

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:06 WIB

Tanggamus

136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:59 WIB

Lampung Selatan

Sekda Lamsel Tekankan Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Seremonial

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:53 WIB

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:49 WIB