Gubernur Pimpin Rapat Evaluasi Percepatan Penanganan Covid -19 

Redaksi

Jumat, 24 Juli 2020 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung, Rapat dipimpin Langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jum\’at (24/7) pagi.

Rapat juga dihadiri oleh Wakil Gubernur, Pimpinan DPRD, Forkopimda, para Bupati/Walikota, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfotik, Dinas Perhubungan, Tim Gugus Tugas Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung serta OPD terkait.

Dalam rapat evaluasi tersebut dibahas beberapa hal terkait penanganan Covid-19, salah satunya adalah persiapan untuk penerapan Adaptasi kebiasaan baru (New Normal) hingga ke Kabupaten dan Kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Arinal juga memberi arahan agar predikat terbaik dalam hal tata kelola penanganan Covid-19 secara Nasional dapat dipertahankan, terlebih dalam 2 hari kedepan akan datang 4 Menteri ke Provinsi Lampung, hal ini menunjukan keseriusan Pemerintah Pusat untuk mendukung penanganan dan pencegahan covid-19 di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Gubernur berpesan kepada Bupati dan Walikota agar kebijakan yang dikeluarkan oleh Provinsi menyangkut penanganan dan pencegahan Covid-19 di Provinsi Lampung hendaknya dapat selaras dengan kebijakan di wilayahnya masing-masing.

terutama kebijakan menyangkut investasi yang akan masuk ke Lampung agar perkonomian di Lampung dapat bangkit kembali.

Gubernur juga berpesan agar bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kabupaten/kota di Provinsi Lampung dapat digunakan dengan baik.

Dalam rapat evaluasi tersebut diketahui, bahwa per tanggal 22 Juli 2020 wilayah merah di Provinsi Lampung sudah tidak ada, namun masih terdapat daerah orange dengan resiko tinggi yang perlu diwaspadai, yaitu kota Bandar Lampung dan Lampung Selatan, wilayah kuning ada 10 Kabupaten/kota, sementara itu wilayah hijau yang tidak ditemukan konfirmasi positif ada di Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang dan Way Kanan.

Baca Juga  Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

\”Perlu kewaspadaan di tiap pintu masuk ke Provinsi Lampung baik dari darat, laut dan udara agar Provinsi Lampung tetap dapat mempertahankan predikat terbaik dalam hal tata kelola pencegahan dan penanganan covid-19,\” tutur Arinal.

\”Saya berharap kepada Bupati dan Walikota agar dapat terus menerapkan protokol kesehatan di setiap sendi kehidupan masyarakat di wilayahnya masing – masing, Kata kuncinya adalah Protokol kesehatan.
Kita Tidak boleh lengah dengan predikat yang sudah diraih saat ini,\” imbuhnya

Guna mendukung pencegahan covid-19 di Provinsi Lampung, Gubernur juga mengharapkan peran serta aktif TNI/Polri/Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan serta OPD terkait agar melakukan pengawasan di setiap pintu masuk Provinsi Lampung.

Baca Juga  Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Salah satunya adalah transportasi udara yang masih terdapat beberapa maskapai penerbangan yang belum menerapkan protokol kesehatan sehingga perlu memberikan teguran kepada maskapai yang bersangkutan.

Dalam rapat evaluasi tersebut juga diungkapkan bahwa sejak Pandemi Covid-19 hingga saat ini di Provinsi Lampung terdapat Total : 246 orang terkonfirmasi positif dengan jumlah 182 orang sembuh, 52 orang dirawat dan 12 orang meninggal.

Namun demikian, Gubernur Arinal Djunaidi mengungkapkan, walau dalam kondisi Pandemi covid-19 Provinsi Lampung tetap mampu mengendalikan ekonomi di daerah dan mendukung pemenuhan kebutuhan daerah lain, hal tersebut terbukti dengan sumbangsih Provinsi Lampung menyuplai 26.000 ton gula.dan 1 juta ton padi ke DKI Jakarta. (rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB