Gubernur Lampung Tinjau Vokasi GERCEP di Desa Marang

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meninjau pelaksanaan Pelatihan Vokasi GERCEP (Gerakan Cipta Ekonomi Produktif) di Desa Marang, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (18/12/2025). 

Lampung (Netizenku.com): Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desaku Maju yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Pelatihan vokasi GERCEP diawali dengan materi dasar design thinking, yakni pendekatan kreatif untuk membangun pola pikir solutif dan inovatif yang berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat desa. Melalui metode ini, peserta dilatih mengenali persoalan dan potensi desa, merancang solusi sesuai konteks lokal, serta mengembangkan usaha berbasis kebutuhan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur menegaskan pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur atau teknologi semata. Menurutnya, kemajuan desa harus diiringi dengan peningkatan nilai tambah pada sumber daya manusia, komoditas, serta inovasi yang lahir dari masyarakat desa itu sendiri.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

“Desa maju bukan hanya jalannya bagus atau internetnya cepat. Semua yang ada di desa harus punya nilai tambah bagi masyarakatnya, mulai dari SDM, komoditas, teknologi, sampai infrastrukturnya,” tegasnya.

Pelatihan GERCEP di Desa Marang diikuti 16 peserta yang dibagi ke dalam empat kelompok. Meski baru berjalan empat hari dari total 12 hari pelatihan, setiap kelompok telah menghasilkan rancangan design thinking sesuai kebutuhan lingkungan sekitar dan mempresentasikan gagasan mereka di hadapan gubernur.

Sejumlah ide yang dipaparkan antara lain pembangunan dermaga pelabuhan dengan fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) digital untuk modernisasi nelayan, alat pengupas kelapa, pengembangan pupuk organik cair “Dewi Marang”, serta rencana pembangunan bendungan irigasi sungai untuk mendukung pertanian.

Program GERCEP merupakan salah satu pilar Program Desaku Maju yang mencakup perbaikan infrastruktur desa, penguatan BUMDes, hibah alat pengering (dryer) dan pupuk organik cair (POC), pelatihan vokasi, serta pendampingan usaha dan kewirausahaan. Program ini diarahkan untuk membangun ekonomi desa yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Mirza juga menyoroti potensi pertanian Desa Marang yang memiliki sekitar 650 hektare lahan padi. Ia berharap keberadaan dua unit dryer di desa tersebut mampu meningkatkan nilai jual hasil panen dari gabah basah menjadi gabah kering, sehingga pendapatan petani meningkat.

“Kalau selama ini dijual gabah basah, nilainya terbatas. Dengan dryer, petani bisa menjual gabah kering dan mendapatkan nilai tambah. Inilah yang ingin kita dorong,” ujarnya.

Selain meninjau pelatihan vokasi GERCEP, Mirza juga meninjau dua unit dryer yang sebelumnya telah dihibahkan untuk mendukung kebutuhan petani di sekitar Desa Marang. Pemprov Lampung juga mendorong produksi pupuk organik cair yang dibuat secara mandiri oleh masyarakat desa guna meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk komersial.

Baca Juga  Andika Wibawa Minta Dinkes Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan mengapresiasi dukungan Pemprov Lampung terhadap pengembangan desa dan peningkatan kapasitas masyarakat. Ia menilai pelatihan GERCEP telah memunculkan berbagai ide inovatif yang berpotensi menjawab persoalan desa secara nyata.

“Ini bukan sekadar ide, tetapi motivasi dan langkah awal agar persoalan desa bisa diselesaikan dengan inovasi masyarakat sendiri, tentu dengan dukungan pemerintah,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bidang kelistrikan dan pengelasan kepada warga yang telah menyelesaikan pelatihan sebelumnya. Sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja desa.

Mirza menegaskan, hingga 2030 Pemprov Lampung akan memfokuskan pembangunan pada desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah. Penguatan desa dinilai menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB