Gubernur Buka Semarak Batik Lampung dan Tanaman Hias 2020

Redaksi

Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka acara Semarak Batik Lampung dan Tanaman Hias 2020, yang dilaksanakan di PKOR Way Halim, Bandarlampung, Jumat (9/10).

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Arinal dan akan berlangsung 9-11 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal mengapresiasi acara tersebut. Dia menuturkan bahwa kegiatan ini harus didorong supaya Batiknya menjadi Batik Kebanggaan Lampung dan memenuhi nilai-nilai komersial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Batik bisa baik apabila indah dipandang mata, apabila dipakai tidak merasa malu, dan harganya cukup terjangkau,” jelas Gubernur Arinal.

Untuk itu, Gubernur Arinal meminta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung untuk lebih meningkatkan kerjasama terutama dengan Perbankan. “Bangun komunikasi karena Perbankan memiliki UMKM binaan. Jangan jalan sendiri-sendiri tapi betul-betul tingkatkan koordinasi,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga menuturkan bahwa dirinya sudah mempersiapkan pasar untuk pemasaran yakni di Rest Area. “Saya sudah mempersiapkan pasarnya yaitu di rest area jalan tol Lampung. Karena disana masyarakat dari Jawa dan Sumatera melewatinya, dan akan mampi di rest area, namun yang penting harus memiliki kualitas sehingga dapat bersaing dengan batik jawa,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Lebih lanjut, Gubernur Arinal menginginkan agar kedepannya Dinas UKM dan Koperasi Provinsi Lampung memprakarsai untuk menghadirkan designer, dan memberikan kepada para pelaku usaha yang sudah memiliki kuantitas dan kualitas. Sehingga Batik yang dihasilkan dapat bersaing dengan Batik lainnya.

Berkaitan dengan Tanaman Hias, Gubernur Arinal menilai bahwa ini perlu dikembangkan karena ini suatu kreativitas yang memiliki nilai-nilai ekonomi, keindahan dan lingkungan. “Kedepan harus ditingkatkan, dan lakukan kerjasama dengan para pengusaha dibidang tanaman,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan batik Lampung, sebagai wahana untuk pengembangan dan meningkatkan UMKM di Provinsi Lampung, sehingga dapat menjadi motor penggerak perekonomian terbesar di Indonesia.
Ia menjelaskan Batik Lampung adalah kain yang bermakna sangat dalam bagi masyarakat Lampung. Seiring dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kain Batik pun berevolusi mengarah kepada kesempurnaan teknik tenun, maupun cara-cara memberikan ragam hias yang sesuai dengan perkembangan kebudayaan masyarakat.
“Dalam proses perjalanannya terjadi berbagai penyempurnaan, baik dari aspek teknik dan keterampilan pembuatan, bentuk motif yang diterapkan, dan metode penerapan motif pada kain Batik Lampung, menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan zaman. Insya Allah ke depan Batik Lampung dan berbagai jenis seni budaya asal Lampung dapat semakin populer dan dikenal masyarakat serta selalu menjadi milik dan kebanggaan orang Lampung,” jelas Agus Nompitu.

Baca Juga  Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Dengan terlaksananya Pameran Batik Lampung Dan Tanaman Hias tahun 2020 ini, jelas jelas Agus Nompitu, dapat memperkenalkan produk batik yag ada di Kabupaten/Kota yang di produksi oleh UMKM kita, serta kreatifitas tanaman hias yang sedang digandrungi oleh masyarakat saat ini.

”Oleh karena itu diharapkan masyarakat dapat membeli produk tersebut dalam upaya meningkatkan perokonomian UMKM di tengah kondisi pandemi covid-19 yang sedang terjadi pada saat ini,” ujarnya.

Baca Juga  Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Dalam rangka meningkatkan pemasaran bagi pelaku usaha Koperasi dan UMKM melalui digitalisasi, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung telah membuat Aplikasi Belanja Online melalui Program Pasar Berjaya yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan berbelanja dari rumah, tanpa harus pergi langsung ke pasar tradisional.

“Pemerintah juga berupaya agar UMKM menjadi produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan memprioritaskan program-program pengembangan usaha koperasi dalam bidang produksi, pemasaran, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia,” jelasnya. (rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB