Gruduk Rektorat, Ratusan Mahasiswa Unila Usut Tuntas Oknum Biang Kerok dalam Pemilihan Raya 2022

Redaksi

Minggu, 18 Desember 2022 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) Berdaulat, gelar aksi massa atas kekecewaan dalam pelaksanaan Pemilihan Raya (Pemira) Unila, Minggu (18/12).

 

Aksi protes ini terjadi, sebab dugaan yang muncul atas intervensi dari oknum birokrat kampus serta dugaan pemalsuan tanda tangan dalam Surat Keputusan (SK) Panitia Khusus (Pansus).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

 

Sebagaimana yang dikatakan Ketua Pansus dalam klarifikasinya bahwa tanda tangan Sekretaris yang tertuang adalah tanda tangan palsu, yang kemudian diperkuat dengannya pernyataan Sekertaris panitia pemira yang mengaku tidak menandatangani SK tersebut.

 

Sehingga atas pernyataan itu, semakin menggiring opini bahwa Panitia selaku penyelenggara pemira tidak profesional dalam segi administrasi dan pengambilan keputusan.

 

Adapun tuntutan yang disampaikan adalah menuntut Panitia pemira untuk menerima berkas dengan inisial UDA-DJ

Baca Juga  Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah dan Pelayanan Publik

bakal capres-cawapres

 

Kemudian, mengultimatum Panitia pemiria selidiki dalang di balik pemalsuan tanda tangan SK Panitia Pemira dan di publish melalui laman instagram Panitia pemira dengan waktu lambat pada hari Senin, 19 Desember 2022 pada pukul 09.00 WIB.

 

Sementara itu, atas tuntutan yang diajukan Panitia pemira akhirnya menyepakati poin-poin tuntutan dengan menerima berkas bakal capres-cawapres inisial UDA-DJ dengan syarat berkas tersebut telah lengkap.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

 

Lebih lanjut, Panitia pemira juga menyetujui proses penyelidikan dari oknum pemalsuan tanda tangan serta akan diunggah melalui press release.

 

“Sangat disayangkan dalam hal kampus sebagai miniatur negara, terjadi perilaku-perilaku yang tidak melambangkan jati diri dari mahasiswa,” celetuk Alfin selaku salah satu mahasiswa Unila yang terlibat dalam aksi massa tersebut. Dea

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB