Gen Z Lampung dalam Jeratan Pinjol

Luki Pratama

Minggu, 2 Juni 2024 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Lampung, Bambang Hermanto. Foto: Luki.

Kepala OJK Lampung, Bambang Hermanto. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Generasi Z (Gen Z) di Lampung kian terjerat dalam jerat pinjaman online (pinjol). Berdasarkan data dari OJK Lampung jumlah masyarakat yang terjerat pinjol mencapai 995 miliar dari data nasional 62 triliun dengan didominasi Gen Z.

Angka ini menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan jumlah masyarakat terjerat pinjol terbanyak ke-10 di Indonesia.

Kepala OJK Lampung, Bambang Hermanto, mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka Gen Z yang terjerat pinjol di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perkembangan pinjol yang signifikan di Lampung disebabkan oleh kemudahan akses dan alternatif pembiayaan yang ditawarkan kepada masyarakat.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban

“Jika dimanfaatkan dengan produktif, pinjol bisa menjadi solusi yang baik. Namun, sayangnya Gen Z sering tergoda untuk menggunakan pinjol untuk kegiatan konsumtif,” kata dia kepada awak media, Minggu (2/6).

Generasi yang dikenal Fomo (ketakutan ketinggalan) ini tidak dapat memanfaatkan fitur pinjol dengan baik. Seharusnya pinjol menjadi salah satu alternatif mencari modal produktif bagi masyarakat.

“Apalagi penggunaannya mudah. Tidak butuh persyaratan yang banyak,” sambung dia menjelaskan perilaku Gen Z.

Sayangnya, urai dia, Gen Z tidak memahami dibalik kemudahan pinjol. Terdapat ancaman kerusakan data ketika tidak mampu membayar sesuai tenggat waktu yang diberikan.

Baca Juga  Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026

Malahan, lanjut uraiannya, Gen Z menggunakan uang yang didapat dari pinjol untuk kepuasan pribadi semata. Membeli tiket konser, pakaian, dan kegiatan lain yang bersifat konsumtif.

“Gen Z harus memahami bahwa pinjol bukanlah solusi instan untuk masalah keuangan. Mereka harus menggunakan pinjol dengan bijak dan bertanggung jawab,” urai dia.

Ketika pengguna pinjol tidak dapat membayar sesuai dengan kesepakatan maka dia akan ditandai dengan istilah TWP 90. Skor kredit mereka berkurang.

Dengan ditandai begitu dapat berpengaruh Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) pengguna pinjol menjadi buruk. Berimbas pada pengguna pinjol tidak dapat mengakses ke produk keuangan lainnya, seperti pinjaman bank atau KUR.

Baca Juga  Pemprov Lampung Canangkan Zona Integritas di BKD

Selain itu terdapat semacam debt collector yang ditugaskan langsung oleh aplikator pinjol untuk melakukan penagihan terhadap pengguna pinjol.

“Ada yang sampai bunuh diri tidak kuat menghadapi penagihan. Namanya hutang juga harus dibayar,” lanjut dia menjelaskan.

Ia juga menghimbau masyarakat Lampung untuk menggunakan pinjol dengan bijak.

“Pinjol sebenarnya tidak buruk jika digunakan dengan produktif,” tutupnya.  (Luki) 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung
Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung
SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia
Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda
Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung
Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat
Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN
Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB