Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengajak Real Estate Indonesia (REI) memperluas pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurutnya, kebutuhan hunian layak harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah dan pengembang.
(Netizenku.com): Harapan itu disampaikan Eva saat menerima kunjungan Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, beserta jajaran di Aula Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Rabu (6/5/2026).
Eva menilai sektor properti memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan tempat tinggal yang layak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peran REI sangat kami harapkan sebagai mitra strategis dalam membantu pemerintah menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menjadi penyokong ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan mendorong perputaran ekonomi di sektor konstruksi,” kata Eva Dwiana.
Eva mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif. Salah satunya dengan mempercepat proses perizinan dan membangun infrastruktur pendukung kawasan permukiman.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menarik investasi baru sekaligus mempercepat pembangunan perumahan di Bandar Lampung.
Pengembang Diminta Perhatikan Lingkungan
Di hadapan para pengembang, Eva mengingatkan pembangunan kawasan perumahan tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis. Aspek lingkungan juga harus menjadi perhatian utama.
Ia meminta setiap proyek perumahan menyediakan ruang terbuka hijau dan sistem drainase yang memadai agar tidak memicu persoalan banjir di kemudian hari.
Pertemuan itu diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan REI dalam mewujudkan pembangunan perumahan yang berkelanjutan serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(*)








