Dua Tersangka Curat PT TEB Dibekuk Tekab 308 Tanggamus

Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2020 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Dua tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat) modus bobol gudang dan mengambil seratusan meter kabel tembaga di area PT Tanggamus Elektrik Power (TEP) Semaka, dibekuk Tekab 308 Polres Tanggamus, Selasa (25/8).

Kedua tersangka merupakan warga Kabupaten Tanggamus bernama Juang Aditama (31) alamat Pekon Tulung Asahan Kecamatan Semaka, dan Keling (34) alamat Pekon Pangkul, Kecamatan Wonosobo.

Dari penangkapan kedua tersangka terungkap, selain seorang pelaku lagi juga ada keterlibatan seorang oknum security kontrak PT TEP yang berperan menjaga situasi saat ketiga eksekutor menjalankan aksinya dengan memotong dan mengupas kabel di sekitar gudang.

Kini Tekab 308 Polres Tanggamus masih memburu oknum satpam kontrak dan seorang lainnya yang telah diketahui identitasnya itu dan akan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) apabila tidak berhasil ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas, SH mengungkapkan, kedua tersangka telah diidentifikasi sejak Juni 2020, usai pihak PT TEP melaporkan kejadian Curat kabel yang berada di gudang perusahaan tersebut pada 05 Juni 2020.

\”Pagi tadi, pukul 04.00 WIB, kedua tersangka dapat teridentifikasi dan berhasil ditangkap saat keduanya berada di gubuk perkebunan di Suoh Lampung Barat,\” kata AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Oni Prasetya, SIK.

Baca Juga  Dua Alat Berat Pemprov Bersihkan Material Longsor Semaka

Lanjutnya, adapun kabel yang dicuri oleh para pelaku merupakan kabel tembaga untuk aliran listrik yang masih disimpan di gudang sebab barang cadangan PT TEP yang merupakan perusahaan penyedia listrik di wilayah Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus.

\”Kabel yang dicuri sepanjang 108 meter dengan nilai barang seharga Rp150 juta,\” ujarnya.

Menurut Kasat, pihaknya juga masih menelusuri tempat penjualan kabel hasil curian, pasalnya menurut kedua tersangka telah dijual ke luar Tanggamus.

\”Menurut kedua tersangka, kabel dijual ke Bandarlampung seharga Rp12,5 juta. Kedua tersangka mendapatkan masing-masing Rp1,5 juta dan sisanya diambil oleh oknum Satpam dan 1 rekan lainnya,\” terangnya.

Kasat menjelaskan, kronologis pencurian kabel listrik/kabel tembaga terjadi pada Rabu 3 Juni 2020, diketahui pihak PT TEP pukul 10.43 WIB, saat petugas memeriksa gudang yang diduga pelaku masuk melalui belakang gudang dengan membuka dinding gudang yang terbuat dari seng.

Hasil pemerhitungan, pelaku memgambil gulungan kabel sepanjang 108 meter dan membawa kabel tersebut tidak jauh dari gudang untuk dikupas tembaganya dan pelaku meninggalkan bekas isolasi kabel tembaga tersebut di TKP tidak jauh dari lokasi gudang.

Baca Juga  Hari Pelanggan Nasional, PLN Beri Diskon Tambah Daya 75 Persen

\”Berdasarkan hal itu, kemudian pihak PT TEP melaporkan ke Polres Tanggamus sebab mengalami kerugian Rp150 juta,\” jelasnya.

Ditambahkan Kasat, adapun barang bukti yang diamankan dalam perkara itu berupa kulit kabel tembaga warna hitam, dua buah gergaji besi, kabel tembaga sepanjang sekitar 30 cm, satu bilah golok, sebilah pisau cutter dan satu unit sepeda motor honda revo tanpa plat.

\”Barang bukti kulit kabel tembaga warna hitam yang ditemukan tidak jauh dari gudang PT TEP dan barang lainnya diamankan dari para tersangka,\” ujarnya.

Saat ini kedua tersangka masih dilakukan pemeriksaan di ruang Satreskrim Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

\”Terhadap tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 9 tahun penjara sebab saat melakukan kejahatan dibarengi dengan pembobolan,\” ujarnya.

Dihadapan Kasat, kedua tersangka mengakui semua perbuatannya dengan peran berbeda-beda, yakni Juang Aditama masuk ke gudang dengan menjebol atap gudang, Keling dan 1 pelaku yang belum tertangkap dibawa oleh Satpam berinisial U, mereka berperan menarik dan mengupas kabel. Sementara oknum satpam melakukan penjagaan situasi di sekitar.

Baca Juga  Tim I-CARE Balitbangtan Kunjungi Poktan Airnaningan

\”Saya masuk gudang dengan menjebol atap gudang, kemudian mengeluarkan kabel melalui celah yang berada di gudang. Dua teman saya menariknya dari luar, kemudian kami memotong dan mengupasnya. Satpam itu yang mengawasi,\” kata tersangka Juang Aditama.

Juang melanjutkan, setelah seluruh kabel berhasil dikupas dan dimasukan ke dalam karung diangkut menggunakan motor ke wilayah Semaka, lalu setelahnya ia dan oknum Satpam membawanya ke Bandarlampung menggunakan mobil Avanza guna dijual secara COD di pinggir jalan.

\”Yang jual saya dan satpam tersebut di Bandarlampung seharga Rp12,5 juta. Kami bertiga masing-masing mendapat Rp1,5 juta. Sisanya diambil oleh dia (oknum satpam),\” jelasnya.

Ditambahkan Juang, atas hasil pencurian sebanyak Rp1,5 juta itu, uangnya telah habis dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Pun sama juga Keling mengaku uangnya telah habis.

\”Uangnya sudah habis, dipakai kebutuhan sehari-hari untuk makan,\” tutupnya. (Arj/len)

Berita Terkait

TNI-Polri Siap Amankan Kunjungan Presiden ke Tanggamus
Pj Bupati Tanggamus Kukuhkan 229 Kakon
Gangguan Teknis Server PDN Hambat Siskeudes Penggunaan Dana Desa
BNN Tanggamus Peringati Hari Anti Narkotika Nasional
DPRD Tanggamus Panggil Direksi AUTJ, Direktur Beberkan Fakta
Usai “Bersinar”, Rutan Kelas IIB Kotaagung Gelar Razia Kamar Hunian WBP
Sekretaris BKPSDM Tanggamus Belum Mengetahui Jadwal Rekruitmen PPPK
Tanggamus Sepakat Potongan PBB-P2 Akibat Dampak Covid-19 Dihentikan

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 15:39 WIB

Pj Gubernur Lampung Tinjau OJK dan Bank Lampung

Senin, 15 Juli 2024 - 13:35 WIB

Lestarikan Bahasa Lampung, Kober Nilai Butuh Kebijakan dan Peranan Pemda

Senin, 15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Bahasa Lampung Terancam Punah, Kober Gelar Festival Seni Bahasa Lampung

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:06 WIB

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:34 WIB

Grafik Pemuda Jadi Petani Rendah, Lampung Gaungkan Tagline Jadi Petani Itu Keren

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:17 WIB

Jokowi Titip Pesan Stabilkan Inflasi di Lampung

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:09 WIB

Dapid: Mengapa PLN Lampung Tidak Memfungsikan PLTU?

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:50 WIB

Lampung Pemain Penting dalam Perdagangan Rempah Nusantara

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Raih Dua Penghargaan dalam GTTGN XXV Tahun 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 21:04 WIB

Pringsewu

Pj Gubernur Lampung Buka MPLS Tingkat SMA dan SMK di Pringsewu

Senin, 15 Jul 2024 - 19:55 WIB

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) M Firsada, menerima penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa.

Addvertorial

Pj Bupati Tubaba Raih Penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa

Senin, 15 Jul 2024 - 19:18 WIB

Sekretaris Kabupaten Pesawaran Wildan, menyampaikan pokok-pokok perubahan APBD Tahun 2024 pada rapat paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 di ruang rapat DPRD Kabupaten Pesawaran, Senin (15/7/2024). (Soheh/NK)

Pesawaran

Bupati Pesawaran Sampaikan Pokok-pokok Perubahan APBD 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 17:08 WIB