DPRD Sarankan Smep Dilanjutkan PD Pasar

Redaksi

Minggu, 18 Maret 2018 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubangan tersebut ada akibat Mangkraknya pembangunan Pasar Smep. Berbagai pihak mengatakan bahwa tiang pancang yang sempat dibangun, sudah tidak kuat lagi lantaran terlalu lama terendam air.(Foto:Istimewa)

Kubangan tersebut ada akibat Mangkraknya pembangunan Pasar Smep. Berbagai pihak mengatakan bahwa tiang pancang yang sempat dibangun, sudah tidak kuat lagi lantaran terlalu lama terendam air.(Foto:Istimewa)

Bandarlampung (Netizenku): Mangkraknya pembangunan Pasar Smep membuat DPRD Bandarlampung lebih setuju jika pembangunannya dilanjutkan oleh Perusahaan Daerah (PD) Pasar, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bandarlampung.

Komentar itu menyusul pernyataan Herman HN, saat masih aktif sebagai walikota. Herman menyebutkan jika tidak ada pengembang yang mau melanjutkan pembangunan Smep, pihak pemerintah kota (pemkot) akan mengambil alih pada 2019 mendatang.

Baca Juga  Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

\”Saya lebih setuju kalau diambil pemkot tapi, bukan pemkot yang membangun melainkam PD Pasar yang membangun,\” kata anggota Komisi II DPRD Bandarlampung, Grefeldi Mamesa kepada Netizenku, Minggu (18/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, PD Pasar adalah salah satu solusi cukup baik, untuk melanjutkan pembangunan tersebut. \”Pemkot tidak membangun tapi memberi modal ke PD pasar yang nantinya akan dikembalikan ke pemkot, dalam arti investasi lah, yang akan memberikan PAD ke pemkot, kan gitu,\” kata dia.

Baca Juga  Bandar Lampung Expo Bukukan Transaksi Rp3,1 Miliar

Dirinya mengaku, bahwa sampai saat ini baru satu pengembang saja yang mau melanjutkan pembangunan pasar tersebut. Namun nyatanya hingga kini belum ada kejelasan.

Grefeldi juga meminta siapapun yang melanjutkan pasar Smep, harus dimulai dari awal. Pasalnya bangunan yang sudah ada saat ini tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. \”Saya lebih senang itu bangun baru, lelang baru. Karena pondasi yang ada saat ini sudah tidak baik, harus dikeruk ulang diberi gambaran bagus, desain dan sebagainya yang baru,\” pungkasnya.(Agis)

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan
Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB