DPRD Lampung Dorong Penyediaan Jembatan Darurat Usai Minibus Terjun di Pugung

Suryani

Senin, 9 Februari 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, meminta pemerintah bergerak cepat menyiapkan solusi jangka pendek berupa jembatan darurat menyusul kecelakaan minibus yang terjun ke sungai dari jembatan gantung di Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Lampung (Netizenku.com): Insiden tersebut melibatkan satu unit minibus yang mengangkut 18 penumpang. Dua orang dilaporkan dalam kondisi kritis, namun tidak ada korban jiwa.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan badan kendaraan berada di sungai, sementara jembatan gantung tampak miring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar secara spontan bergotong royong mengevakuasi penumpang dan sopir dari dalam kendaraan.

Yusnadi menilai respons warga patut diapresiasi, namun kejadian ini menegaskan perlunya langkah cepat pemerintah agar akses masyarakat tidak terputus.

Baca Juga  Putra Jaya Umar Dorong Gerakan Bersama Berantas Narkoba, Judol dan Pinjol di Lampung

Menurutnya, jembatan gantung di sejumlah wilayah Lampung sudah tidak memadai untuk menahan beban kendaraan.

“Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Sambil menunggu pembangunan permanen, pemerintah perlu segera menyiapkan jembatan darurat agar aktivitas warga tetap berjalan aman,” kata Yusnadi, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, skema pembangunan jembatan sementara sudah pernah diterapkan di beberapa daerah dan terbukti efektif menjaga konektivitas masyarakat.

Langkah tersebut dinilai realistis untuk wilayah dengan keterbatasan anggaran namun memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Baca Juga  Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat

Selain solusi darurat, Yusnadi mendorong pemetaan ulang seluruh jembatan gantung di Lampung, khususnya yang menjadi jalur utama warga.

Pemeriksaan rutin dan penetapan batas penggunaan kendaraan dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa.

“Keselamatan harus jadi dasar kebijakan. Jangan sampai masyarakat dipaksa menggunakan infrastruktur yang sebenarnya sudah tidak layak,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan
Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian
Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung
RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi
Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM
DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru