DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Sawit dan Kopi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekspor

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilirisasi komoditas turunan kelapa sawit dan kopi dinilai menjadi kunci utama untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal di Provinsi Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menanggapi lonjakan nilai ekspor Lampung yang menembus Rp 111,3 triliun atau setara USD 6,64 miliar sepanjang 2025. Menurutnya, capaian tersebut harus diikuti dengan penguatan industri pengolahan di dalam daerah.

Basuki menegaskan, hilirisasi merupakan langkah strategis agar kekayaan alam Bumi Ruwa Jurai tidak hanya dikirim dalam bentuk mentah. Fokus pada produk turunan diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyambut baik capaian ekspor Lampung yang mencapai Rp 111 triliun di 2025, dan kami percaya bahwa hilirisasi komoditas turunan kelapa sawit dan kopi dapat menjadi kata kunci untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal,” ujar Basuki pada, Rabu (4/2/2026).

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong hilirisasi komoditas unggulan Lampung, termasuk sawit dan kopi.

Basuki menilai, pengolahan produk di dalam daerah akan memicu pertumbuhan sektor lain, terutama dalam penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Hilirisasi komoditas turunan kelapa sawit dan kopi dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas, standar, dan sertifikasi produk agar mampu menembus pasar internasional dengan nilai jual yang lebih tinggi.

“Kami akan terus mengawal kebijakan yang mendukung pengembangan industri pengolahan kelapa sawit dan kopi, serta meningkatkan kualitas dan sertifikasi produk untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Basuki menyoroti perlunya dukungan infrastruktur yang memadai, mulai dari jalan, pelabuhan, hingga energi, untuk menunjang visi Lampung sebagai pusat industri pengolahan.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur pendukung, seperti jalan, pelabuhan, dan energi, guna memfasilitasi pengembangan industri pengolahan kelapa sawit dan kopi,” ujarnya.

Baca Juga  Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Dengan langkah tersebut, Lampung diproyeksikan dapat menjadi salah satu pusat industri pengolahan kelapa sawit dan kopi di Indonesia. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk petani, pengusaha, dan akademisi, untuk bersinergi dalam pengembangan industri tersebut.

Menutup pernyataannya, politisi PKB itu menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ekonomi dan hilirisasi adalah meningkatkan kesejahteraan petani.

“Mayoritas penduduk Lampung menggantungkan hidup pada sektor pertanian, tidak kurang dari satu juta penduduk adalah petani. Jika kesejahteraan petani dibenahi, insyaallah ekonomi Lampung akan meningkat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB