DPRD Lampung Bentuk PansusDPRD Lampung Bentuk Pansus

Suryani

Rabu, 8 Januari 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Lampung (Netizenku.com): DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mengatasi keluhan petani terkait harga singkong yang tidak stabil. Sebagai bagian dari upaya ini, DPRD telah memanggil perwakilan petani, pengusaha, dan OPD terkait, serta mengawal proses penandatanganan MoU mengenai harga singkong. Selain itu, DPRD juga membentuk Panitia Khusus (Pansus) Tata Niaga Singkong.

Wujud Nyata DPRD dalam Mencari Solusi

Wakil Ketua DPRD Lampung, Maulidah Zauroh, menjelaskan bahwa pembentukan Pansus ini merupakan langkah nyata dari DPRD dalam mencari solusi agar harga singkong dapat menguntungkan semua pihak, baik petani maupun pengusaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Biosolar B50 Mulai Didistribusikan ke Seluruh SPBU di Lampung, Pasokan Naik Jadi 2.797 KL per Hari

“Pansus ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat. MoU harga singkong sebelumnya sudah ditetapkan, tetapi implementasinya di lapangan belum maksimal. Maka, langkah ini diambil untuk menemukan solusi hingga tercipta regulasi yang tepat,” ungkap Maulidah saat diwawancarai, Rabu (08/01/2025).

Maulidah menambahkan bahwa tujuan utama Pansus Tata Niaga Singkong adalah untuk memastikan stabilitas harga singkong sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

“Harapan kami, Pansus ini bisa menghasilkan solusi yang memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Analisis dan Regulasi untuk Harga yang Berkeadilan

Pansus yang telah dibentuk akan segera melakukan analisis menyeluruh di lapangan, mencakup kondisi petani, pengusaha, serta situasi tata niaga singkong itu sendiri.

Baca Juga  DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

“Hasil analisis di lapangan nantinya akan menjadi rekomendasi untuk Pemprov Lampung dalam membuat kebijakan strategis, baik berupa Perda maupun kebijakan lainnya,” jelas Maulidah.

Tanggapan dari Ketua Komisi II DPRD Lampung

Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki (Abas), menegaskan bahwa pembentukan Pansus ini bertujuan agar persoalan klasik terkait anjloknya harga singkong tidak terulang lagi.

“Masalah harga singkong yang selalu menjadi keluhan setiap tahun tidak boleh terulang. Awal tahun baru ini menjadi momentum untuk mewujudkan harga singkong yang berkeadilan bagi petani,” tegasnya.

Ahmad Basuki menambahkan bahwa langkah awal Pansus adalah mengumpulkan data, termasuk hasil survei di lapangan, serta berkonsultasi dengan para pakar.

Baca Juga  APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

“Anggota Pansus berjumlah 20 orang, mayoritas berasal dari Komisi II, yang diusulkan oleh masing-masing fraksi,” ujarnya.

Perjuangkan Pupuk Bersubsidi untuk Petani Singkong

Selain fokus pada stabilitas harga, Ahmad Basuki juga menegaskan bahwa Pansus akan memperjuangkan alokasi pupuk bersubsidi khusus untuk petani singkong di Lampung.

“Kami akan mengupayakan alokasi kuota pupuk bersubsidi agar kebutuhan petani singkong dapat terpenuhi,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah konkret ini, DPRD Lampung berharap kestabilan tata niaga singkong dapat tercapai, memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama petani. (*)

Berita Terkait

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD
Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan
Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung
DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16 WIB

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Dishub Tubaba Mulai Susun Andalalin Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:02 WIB

Sekda Tubaba Iwan Mursalin Perkuat Sinergi Pemerintahan se-Lampung Lewat Retreat

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Keluhan Minim Penerangan di RSUD Tubaba Ditangani, Kini Terang dan Nyaman Melintas

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:04 WIB

Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Dishub Tubaba Mulai Susun Andalalin Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:14 WIB