DPRD Lampung Bentuk PansusDPRD Lampung Bentuk Pansus

Suryani

Rabu, 8 Januari 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Lampung (Netizenku.com): DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mengatasi keluhan petani terkait harga singkong yang tidak stabil. Sebagai bagian dari upaya ini, DPRD telah memanggil perwakilan petani, pengusaha, dan OPD terkait, serta mengawal proses penandatanganan MoU mengenai harga singkong. Selain itu, DPRD juga membentuk Panitia Khusus (Pansus) Tata Niaga Singkong.

Wujud Nyata DPRD dalam Mencari Solusi

Wakil Ketua DPRD Lampung, Maulidah Zauroh, menjelaskan bahwa pembentukan Pansus ini merupakan langkah nyata dari DPRD dalam mencari solusi agar harga singkong dapat menguntungkan semua pihak, baik petani maupun pengusaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

“Pansus ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat. MoU harga singkong sebelumnya sudah ditetapkan, tetapi implementasinya di lapangan belum maksimal. Maka, langkah ini diambil untuk menemukan solusi hingga tercipta regulasi yang tepat,” ungkap Maulidah saat diwawancarai, Rabu (08/01/2025).

Maulidah menambahkan bahwa tujuan utama Pansus Tata Niaga Singkong adalah untuk memastikan stabilitas harga singkong sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

“Harapan kami, Pansus ini bisa menghasilkan solusi yang memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Analisis dan Regulasi untuk Harga yang Berkeadilan

Pansus yang telah dibentuk akan segera melakukan analisis menyeluruh di lapangan, mencakup kondisi petani, pengusaha, serta situasi tata niaga singkong itu sendiri.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dukung Pembentukan UPT Kemendukbangga/BKKBN

“Hasil analisis di lapangan nantinya akan menjadi rekomendasi untuk Pemprov Lampung dalam membuat kebijakan strategis, baik berupa Perda maupun kebijakan lainnya,” jelas Maulidah.

Tanggapan dari Ketua Komisi II DPRD Lampung

Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki (Abas), menegaskan bahwa pembentukan Pansus ini bertujuan agar persoalan klasik terkait anjloknya harga singkong tidak terulang lagi.

“Masalah harga singkong yang selalu menjadi keluhan setiap tahun tidak boleh terulang. Awal tahun baru ini menjadi momentum untuk mewujudkan harga singkong yang berkeadilan bagi petani,” tegasnya.

Ahmad Basuki menambahkan bahwa langkah awal Pansus adalah mengumpulkan data, termasuk hasil survei di lapangan, serta berkonsultasi dengan para pakar.

Baca Juga  Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER

“Anggota Pansus berjumlah 20 orang, mayoritas berasal dari Komisi II, yang diusulkan oleh masing-masing fraksi,” ujarnya.

Perjuangkan Pupuk Bersubsidi untuk Petani Singkong

Selain fokus pada stabilitas harga, Ahmad Basuki juga menegaskan bahwa Pansus akan memperjuangkan alokasi pupuk bersubsidi khusus untuk petani singkong di Lampung.

“Kami akan mengupayakan alokasi kuota pupuk bersubsidi agar kebutuhan petani singkong dapat terpenuhi,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah konkret ini, DPRD Lampung berharap kestabilan tata niaga singkong dapat tercapai, memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama petani. (*)

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB