Diskusi Publik: Kekerasan Seksual Lampung Timur

Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2020 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKBI Lampung bersama AJI Kota Bandarlampung dan LBH Bandarlampung menggelar diskusi publik secara online, Minggu (16/8) pukul 13.00 WIB. Foto: Ist

PKBI Lampung bersama AJI Kota Bandarlampung dan LBH Bandarlampung menggelar diskusi publik secara online, Minggu (16/8) pukul 13.00 WIB. Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com) : Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandarlampung dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung menggelar diskusi publik secara online, Minggu (16/8) pukul 13.00 WIB.

Diskusi ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 AJI utuk menyikapi kekerasan seksual di Lampung Timur.

Direktur PKBI Lampung Dwi Hafsah Handayani mengatakan, kasus kekerasan seksual di Lampung Timur menyita perhatian publik. Isu tersebut menjadi perbincangan, baik secara nasional maupun internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Wali Kota Lepas Kontingen Jamnas XII Kwarcab Bandar Lampung

Atas dasar itu, elemen masyarakat sipil perlu memantau proses hukum kasus kekerasan seksual di Lampung Timur. Kemudian, memastikan rehabilitasi dan jaminan kehidupan yang lebih baik bagi penyintas.

“Pemerintah provinsi maupun kabupaten tidak tinggal diam menyikapi kasus ini. Seharusnya melakukan intervensi secara positif untuk memulihkan psikis korban, menjamin rasa aman, pendidikan serta masa depan penyintas. Kemudian, memberikan penanganan aspek kesehatan, termasuk pemeriksaan penyakit menular seksual,” kata Dwi.

Ketua AJI Bandarlampung Hendry Sihaloho menambahkan, kekerasan seksual di Lampung Timur terbilang pelik.

Baca Juga  Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Media melaporkan bahwa banyak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Selain itu, dalam satu dekade terakhir, belum pernah terdengar kasus seperti ini yang mana pelakunya pendamping atau pembela anak dan perempuan.

Dari sisi kebijakan, Lampung Timur memiliki sejumlah peraturan yang pro anak dan perempuan.

Misal, Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 48 Tahun 2016 tentang Kabupaten Ramah HAM; Perda Lampung Timur 15/2013 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak; serta Perda Lampung Timur 5/2016 tentang Kabupaten Layak Anak.

Namun, terbongkarnya kasus tersebut mengindikasikan bahwa semua produk kebijakan dimaksud hanya macan kertas.

Baca Juga  Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

“Media perlu mengawal pengusutan kasus tersebut. Sehingga, tidak kembali terulang kasus-kasus serupa, apalagi ini bukan yang pertama. Lebih dari itu, seorang jurnalis punya tanggung jawab moral atas karya jurnalistiknya,” ujar Hendry.

Diskusi bertajuk “Mengurai Sengkarut Kekerasan Seksual di Lampung Timur” itu disiarkan secara langsung melalui akun Youtube AJI Bandarlampung.

Diskusi akan membahas rehabilitasi penyintas, penegakan hukum, dan peran negara dalam kasus kekerasan seksual. Bagi yang hendak mengikuti diskusi sila mendaftar lewat http://bit.ly/diskusipublik123. (Josua)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI
Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru