Disdikbud Pesawaran Bantah Pernah Terima Proposal SDN 24 Sinar Harapan

Redaksi

Rabu, 2 September 2020 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, membantah pernyataan pihak SDN 24 Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, yang menyatakan bahwa telah berulang kali mengajukan proposal prihal bantuan pembangunan RKB untuk ruang kelas 5 di sekolah tersebut yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, lantaran hanya dibangun dengan menggunakan kayu dan papan secara swadaya warga.

Bantahan ini dilontarkan Sekretaris Disdikbud Pesawaran, Yahtar, saat dirinya bersama Bidang Sapras meninjau langsung kondisi SDN 24 Sinar Harapan, Rabu (2/9).

\”Tentang proposal, itukan berdasarkan laporan kepala sekolah yang katanya sudah tiga kali mengajukan, buktinya tadi sudah saya tanyakan, mana bukti kalau sekolah ini telah mengusulkan, dan itu tidak bisa ditunjukkan pihak sekolah. Kalau cuma bicara gimana, kitakan butuh fakta, kalau memang katanya sudah tiga kali mana buktinya,\” sanggah Yahtar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diutarakan Yahtar di dalam persoalan ini pihak Disdikbud tidak bisa disalahkan.

\”Kalau memang proposal itu ada sampai ke pihak kita, artinya di sini pihak dinas yang salah karena permohonan mereka tidak kita akomodir. Tapi kalau katanya-katanya ya bagaimana, buktinya itu tidak sampai pada kami. Kita butuh bukti siapa yang membawanya, dan tahun berapa mengajukannya. Yang kita lihat di sini hanya ada bukti catatan saja dari buku agenda pihak sekolah,\” ucapnya.

Sedangkan mengenai kenapa sekolah ini tidak mendapatkan bantuan RKB dari anggran DAK jelas Yahtar lagi, itu lantaran ada kesalahan pada data dapodik yang diajukan.

\”Terkait kenapa sekolah ini tidak dapat bantuan dari DAK, ini ada kekeliruan di data dapodik, karena di sini kita tidak bisa berbohong, laporannya harus ril apa adanya yang terjadi di sekolah ini. Ditambah mungkin juga operatornya tidak update tentang data keberadaan sekolah ini. Karena jika sekolah ingin mendapatkan bantuan dari pusat, itu  tingkat kerusakan harus di atas 60 persen,\” ungkapnya.

Maka dengan ini pihaknya berjanji, untuk ruang belajar yang saat ini masih terbuat dari papan tersebut, akan diprioritaskan pembangunannya pada tahun 2021 dengan menggunakan dana APBD.

\”Jadi saya jelaskan bahwa di tahun 2019 sudah diusulkan dan sudah masuk dibahas di komisi dan banang, tapi lantaran keterbatasan anggaran ditambah ada Covid-19 ini ada efisiensi anggaran di APBD dihilangkan.Tapi kita pastikan di tahun depan sekolah papan ini, akan kita bangun dengan menggunakan APBD, masukan program skala prioritas,\” janji Yahtar.

Sementara itu beda dengan pernyataan yang diungkapkan, Sahroni, Kepala SDN 24 Sinar Harapan, dirinya mengutarakan terkait pengajuan proposal bantuan tersebut sudah sering kali dilakukan, bahkan setiap tahun selama dirinya memimpin di sekolah tersebut.

\”Masalah proposal sebenarnya kami sudah lama mengajukan hampir setiap tahunnya. Terakhir saya menyerahkan itu baik untuk RKB dan lain sebagainya itu tanggal 4 bulan April 2019. Sedangkan katanya data dapodik yang dianggap salah itu saya rasa tidak, karena setelah ada imbauan ada kesalahan itu kerusakannya sudah kami perbaiki,\” tegasnya. (Soheh/leni)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB