Dinas P2P3KB Gelar Seminar Pengembangan Kampung KB

Redaksi

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Dinas P2P3KB menggelar seminar pengembangan kampung KB. Diharapkan melalui penguatan ekonomi kerakyatan dari pekon-pekon (desa) akan bisa menyejahterakan masyarakatnya, khususnya melalui kampung KB, bertempat di gedung aula STMIK Pringsewu, Senin (24/8).

Adapun yang hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Pringsewu, Dr.H.Fauzi, staf ahli, kepala dinas P2P3KB, perwakilan dari Dinas Koperindag, perangkat Bumdes, perwakilan kampung KB setempat, dengan narasumber owner kopi waw, Ismail Komar.

Fauzi dalam sambutannya mengatakan, belajarlah selagi ada kesempatan untuk belajar dengan yang lebih punya kemampuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Dalam belajar nanti, bertanya bila tidak mengerti, agar ada arahan yang jelas dari narasumber tentang usaha dan mitra usaha yang baik, agar usaha bisa berjalan dengan lancar,\” jelasnya.

Baca Juga  Judi Sabung Ayam di Kebun Kopi Pagelaran Digerebek Polisi

Ismail Komar dalam pertemuan tersebut mengatakan, sebelum berdagang produk yang akan dipasarkan, kita harus menguasai pasar, dan mendalami produk tersebut.

Lanjut Komar, awalnya bisnis menjual produk kopi waw, karena terkena penyakit diabetes, dan paru-paru.

\”Kalau keluar masuk rumah sakit itu hal biasa bagi saya, sehingga ratusan juta uang saya keluarkan untuk berobat. Dengan kopi karena saya hobi minum kopi, tetapi harus memproduksi kopi dengan baik, agar dikonsumsinya baik bagi tubuh kita. Alhasil keadaan tubuh saya semakin hari semakin sehat dan stamina tetap jos,\” kata Ismail.

Baca Juga  Wisata Lanakila Lake Diresmikan

Beberapa peserta yang bertanya pada acara tersebut salah satunya Dedi menanyakan, usaha mitra seperti apa dan bentuk mitra yang harus dipercaya.

Zailani menanyakan, apakah benar dari dunia kedokteran bahwa Ismail sembuh oleh kopi.
Sementara Ari Wibowo menanyakan untuk Bumdes, bagaimana cara memisahkan usaha Bumdes dan usaha pribadi

Komar menjawab, sebelum kita percaya dengan mitra usaha, kita harus yakin usaha yang digeluti itu halal. Kita percaya dengan mitra usaha harus pakai hati, maka dari kita pasti akan yakin dan percaya dengan mitra usaha tersebut.

\”Sebelum saya dipastikan sembuh total oleh dokter, kita harus yakin terlebih dahulu dengan diri kita sendiri, bila banyak perubahannya hingga sehat berarti kita bisa mengatasi penyakit tersebut apapun perantaranya, kebetulan yang menyembuhkan saya adalah mengkosumsi minum kopi.

Baca Juga  Tim Dayung Lampung Berlatih di Waduk Way Sekampung

Selanjutnya Komar menjelaskan, berdagang baik di bidang Bumdes maupun pribadi harus menggunakan keuntungan maksimal 10% dari omset, karena bila tidak menggunakan keuntungan lebih dari 10% maka usaha kita akan jatuh.

\”Yakinlah bila ingin usaha bisa berkembang, langkah awal jajaki pasar usaha terlebih dahulu, mendalami produk yang akan dipasarkan terlebih dahulu, alhasil kita bisa menjelaskan produk kepada para konsumen,\” tutupnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kamtibmas
Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba
Lomba Fashion Show Lansia Warnai Peringatan HLUN ke-28 Pringsewu
Restorative Justice, Hentikan 2 Penuntutan Tindak Pidana di Kejari Pringsewu
Diduga ODGJ, Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Depan Toko Kosmetik
Pekon Wates Realisasikan DD 2024 untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan
Kejati Lampung Didesak Turun Tangan atas Dugaan KKN di Pringsewu
Polres Pringsewu Imbau Masyarakat Jauhi Napza

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:25 WIB

Relawan Kami Gibran Temui RMD, Bahas Koneksitas Program Prabowo-Gibran dengan Program Pemprov Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:09 WIB

Keterlibatan Parpol dan ‘Titip Nama’ Petugas Coklit Jadi Perhatian Bawaslu

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:35 WIB

Bawaslu Bandarlampung Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pilkada 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:45 WIB

Dinilai Anggap Remeh, KPU Bandarlampung akan Didemo 

Minggu, 9 Juni 2024 - 23:02 WIB

RMD Resmikan Rumah Relawan

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:31 WIB

Partai Perindo Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Bupati dan Wakil Bupati Tubaba

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:31 WIB

Hanya 8 Parpol yang Terima Dana Hibah Pemkot Balam

Sabtu, 8 Juni 2024 - 21:33 WIB

Mantan Guru SMP Kenang Rahmat Mirzani Djausal: “Cerdas, Berakhlak, dan Aktif”

Berita Terbaru

Pejuang Siliwangi Kabupaten Tubaba menyatakan Sikap Dukungannya kepada Nona (Novriwan Jaya-Nadirsyah). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Pejuang Siliwangi Tubaba Dukung Pasangan Novriwan-Nadirsyah Maju Pilkada

Jumat, 21 Jun 2024 - 21:09 WIB

Suasana program

Pringsewu

Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kamtibmas

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:27 WIB

Sri Haryanto (Kajari Tubaba lama) saat berjabat tangan tanda perpisahan dengan  Novriwan Jaya, usai kegiatan Pisah Sambut Kajari Tubaba di Aula Rumdis Bupati, Panaragan Jaya, Jumat (21/6/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Mantan Kejari Tubaba Sebut Novriwan “Bupati” di Hadapan Firsada

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:05 WIB

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) Provinsi Lampung, Rya Melanie,  ketika diwawancarai di ruang kerjanya. Foto: Arsip Luki.

Lampung

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Didominasi KDRT

Jumat, 21 Jun 2024 - 17:00 WIB