Diduga Tidak Netral, Bawaslu Akan Panggil Pj Kades Mada Jaya

Redaksi

Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Diduga tidak netral terlibat politik praktis, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran, segera memanggil Pj Kades Mada Jaya, Kecamatan Way Khilau, Irwan Rosa, atas dugaan pelanggaran Pemilu, terkait dugaan ketidaknetralannya mendukung paslonkada nomor urut 2 Dendi-Marzuki pada Pilkada Pesawaran 9 Desember 2020.

\”Secepatnya akan kita panggil kades Mada Jaya tersebut untuk kita mintakan keterangannya, atas indikasi ketidaknetralannya pada Pilkada ini,\” ucap Ketua Bawaslu Pesawaran, Ryan Arnando, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/10).

Pemanggilan ini tentunya kata Ryan, dilakukan atas dasar adanya laporan dari masyarakat berikut bukti pendukungnya, yang masuk ke lembaganya, atas indikasi perbuatan dari kades pada sejumlah acara di desa setempat, yang dihadiri banyak warga, terindikasi telah berupaya mengajak warga, untuk memenangkan paslon nomor urut 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita sudah terima laporan dari masyarakat, berikut bukti pendukung sementara yang kita dapat, berupa foto dan video bersangkutan pada satu acara di desa, memperlihatkan kades bersama sejumlah warga, sedang memperlihatkan simbol tangannya, yang mengarah kepada nomor salah satu calonkada,\” terangnya.

Tentunya apa yang telah dilakukan oleh Irwan Rosa, merupakan ASN itu, yang harusnya netral, perlu dan wajib bagi pihaknya untuk menindak lanjutinya.

\”Sekarang kita sedang melakukan penelusuran dan pendalaman atas laporan masyarakat tersebut, setelahnya secepatnya kita panggil dan periksa Kades Irwan Rosa, untuk memberikan keterangannya atas laporan masyarakat tersebut,\” tegasnya.

Nantinya lanjut Ryan jika yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran, apa lagi dia merupakan ASN akan diteruskan ke lembaga Komisi Aparatur Sipil Negara dan pihak Inspektorat.

\”Nanti kalau memang terbukti  melakukan pelanggaran Pemilu. Tentunya karena kades merupakan ASN, tentu akan kita teruskan ke lembaga  KASN dan juga pihak Inspektorat setempat, untuk penerapan sanksinya,\” ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi adanya keterlibatan ASN untuk melakukan politik praktis, Kepala Inspektorat Pesawaran, Chabrasman, menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu terkait dugaan tidak netralnya ASN dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

\”Kita akan berkoordinasi dengan Bawaslu, pasalnya itu merupakan ranah mereka untuk memberikan pembuktian atas dugaan itu. Kita juga nantinya setelah mendapatkan rekomendasi, bisa memutuskan sanksi seperti apa yang akan diberikan kepada terduga (Irwan Rosa) terkait kenetralan sebagai ASN,\” tegas Chabrasman. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB