Diduga Dililit Hutang, Pria ini Rela Gantung Diri

Redaksi

Rabu, 2 Mei 2018 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Diduga frustrasi lantaran terlilit hutang, Gatot Sutikno (35) warga Tiyuh Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pohon karet perkebunan warga.

Hal ini diketahui setelah salah satu warga setempat, Partina (50), yang hendak pergi ke kebun yang berjarak 200 meter dari rumahnya tersebut, menemukan sesosok mayat yang tergantung di pohon karet pada Rabu (2/5) pagi, sekitar pukul 06.00 Wib.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

\”Awalnya saat lihat ada motor di bawah, ketika dicari pemiliknya ternyata tergantung di pohon,\” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, saat ditemukan mayat Gatot posisi terikat dengan menggunakan tali tambang warna kuning kurang lebih 1 meter dengan ikatan bentuk simpul, mengenakan kaos warna hijau dan celana levis warna biru. \”Seketika itu saya langsung pulang untuk memberitahukan kejadian itu kepada Gunawan, Maryono bahwa di ladang ada korban gantung diri,\” singkatnya.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Berdasarkan informasi yang diperoleh di tempat kejadian, selain ditemukan sepeda motor merk Honda Beat warna hitam, juga terdapat tas warna hitam merk garzen, 4 stel baju kemeja, 3 celana levis, sendal kulit warna hitam tali kuning, tali tambang warna kuning sepanjang 1 meter, dan buku tulis yang berisikan masalah hutang.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kepolisian Resort Lambu Kibang terkait hasil olah TKP, dan motif tewasnya Gatot. (Arie/Taufik)

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:39 WIB

Genjot Produksi Padi, Gubernur Lampung Dorong Modernisasi Pertanian di Mesuji

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:24 WIB

Puluhan Tahun Rusak, Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Kini Pangkas Waktu Tempuh Jadi 5 Menit

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:09 WIB

Harlah Ke-28, PKB Lampung Gelar Pasar Murah di 100 Titik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:40 WIB

Pangdam XXI/RI Tinjau Pembangunan KDKMP di Lampung Barat

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:06 WIB

RSUD Abdul Moeloek dan KAI Perluas Layanan Kesehatan Lewat Rail Clinic

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Bandarlampung

Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:59 WIB

Lampung Selatan

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Minggu, 28 Jun 2026 - 10:12 WIB

Lampung

Harlah Ke-28, PKB Lampung Gelar Pasar Murah di 100 Titik

Minggu, 28 Jun 2026 - 10:09 WIB