Diduga Ada Kebocoran PAD, DPRD Pesawaran Bentuk Pansus

Soheh

Jumat, 18 Juli 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kabupaten Pesawaran membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD), menyikapi minimnya pendapatan daerah yang dinilai belum maksimal dan diduga mengalami kebocoran.

Pesawaran (Netizenku.com): “Pembentukan Pansus ini merupakan tindak lanjut dari Rekomendasi Paripurna atas LHP BPK. Kami melihat PAD kita masih cukup minim, padahal masih sangat mungkin untuk ditingkatkan,” ujar Wakil Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/7/2025).

Dalam rapat internal DPRD, secara aklamasi ditetapkan Lenida Putri dari Fraksi Gerindra sebagai Ketua Pansus, didampingi Sarwoko dari PDIP sebagai Wakil Ketua. Pansus ini beranggotakan 12 orang dan akan bekerja selama 30 hari.

Baca Juga  BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah awal yang akan dilakukan yaitu mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengetahui jumlah OPD penghasil PAD. Pansus juga akan menilai dasar hukum penarikan PAD, kemudian meminta data objek-objek pajak yang telah ditarik,” jelas Nasir.

Pansus juga akan menggelar hearing dengan berbagai pihak yang berkaitan langsung dalam peningkatan PAD. Selain itu, tim juga akan turun langsung ke lapangan untuk menggali potensi PAD yang belum tergarap.

Baca Juga  Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB

“Pansus akan menilai apakah target PAD saat ini realistis, dan melihat potensi lain yang belum tergali. Hasil dari temuan ini akan menjadi rekomendasi untuk penyusunan APBD 2026 agar lebih objektif dan sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Nasir menegaskan, kepada TAPD, apabila realisasi PAD di bawah 90 persen, maka harus siap menerima konsekuensi.

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh TAPD dan Sekda agar Bupati dan Wakil Bupati yang baru bisa meminta OPD penghasil PAD membuat fakta integritas. Jika capaian PAD di bawah 90 persen, ya harus siap mundur,” tegasnya.

Baca Juga  Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Selain menggali potensi PAD, Pansus juga akan menyelidiki dugaan kebocoran dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang memiliki informasi terkait.

“Kami ingin memastikan apakah PAD yang belum maksimal ini disebabkan oleh kebocoran. Sebab, saya melihat potensi PAD di Pesawaran sangat besar. Pimpinan DPRD juga akan memberikan pendampingan agar kinerja Pansus sesuai harapan DPRD dan masyarakat. Sehingga PAD yang didapat bukan hanya sekadar asumsi, tapi benar-benar riil,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB