oleh

Di Antara Air Kotor dan Sampah, Anak-anak Ini Tetap Ceria Ikuti Panjat Pinang

Bandarlampung (Netizenku.com): Meskipun keadaan sungai terlihat kotor, anak-anak yang berada di Kampung Pasar Ambon, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan (TbS) tetap ceria merayakan HUT-RI ke-73 dengan mengikuti lomba panjat pinang, Minggu (19/8).

Berdasarkan pantauan pantauan, ada dua rukun tetangga (RT) yang menyelenggarakan perlombaan panjat pinang di atas Sungai Way Belau yang berwarna hitam dan dipenuhi oleh sampah itu.

Baca Juga  Pemkot Fasilitasi IKM Pelatihan Digital Marketing

Hadiah yang beraneka ragam pun membuat anak-anak dan warga yang mengikuti perlombaan tetap menjaga semangatnya dalam meraih merah-putih di puncak. Jatuh bangun dalam perlombaan ini, seperti mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan yang gugur dalam medan pertempuran, meskipun nantinya akan tetap meraih kemerdekaan.

Salah seorang panitia, Herman, mengaku senang dengan antusiasme warga dalam merayakan 17an ini. Selain menjadi peserta, banyak warga yang menonton langsung dari bantaran sungai.

Baca Juga  165 Mahasiswa FDIK Belajar Ilmu Kehumasan di Pemprov Lampung

\”Alhamdulillah pesertanya puluhan. Di sini orang dewasa, yang di Pesawahan khusus anak-anak. Kalau masalah air sungainya kotor kemudian takut gatal-gatal ya enggak jadi masalah. Perjuangan para pahlawan kita kan lebih sulit dari sekadar gatal-gatal,\” paparnya.

Kemudian, Rahman salah seorang bocah yang duduk di bangku sekolah dasar ini, mengaku senang mengikuti perlombaan. Meskipun belum berhasil mengibarkan merah-putih di puncak, ia mengaku akan tetap mencoba bersama kawan-kawannya.

Baca Juga  LGBT Kian Marak, Dewan Dakwah Lampung Gandeng MUI Cari Solusi

\”Ia ini belum berhasil-berhasil, tapi enggak papa karena seru. Kami mau coba terus sampai bisa dapat hadiah dan mgibarin bendera di atas,\” pungkasnya.(Agis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *