Dewan Kritisi Kredibilitas Bawaslu

Redaksi

Jumat, 29 Juni 2018 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dugaan money politics yang dilakukan tim paslon Gubernur-Wakil Gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal-Chusnunia membuat geram sebagian besar masyarakat Lampung.

Pasalnya, nilai demokrasi seakan luntur dengan terpilihnya Arinal-Nunik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung versi Quick Count lembaga survei. Kredibilitas lembaga penyelenggara pun seakan dipertaruhkan.

Tak sedikit pula yang menyatakan sikap bahkan hingga meminta Bawaslu dan KPU menganulir Arinal-Nunik. Seperti halnya Rakhmat Husein dan kawan- kawan yang melakukan aksi menuntut Bawaslu untuk menindak pelanggaran dugaan politik uang Arinal-Nunik, yang dilakukan kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perihal ini pun berlanjut, Jumat siang, seluruh lembaga penyelenggara baik KPU, Bawaslu, Polda dan Kejati, dengan anggota DPRD Lampung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Lampung. Ya, RDP ini digelar untuk meminta penjelasan dan sikap Bawaslu dan Sentra Gakkumdu dalam menuntaskan laporan terkait politik uang yang diduga dilakukan paslon Arinal-Nunik.

Dalam rapat tersebut, tim pemenangan sekaligus istri dari Cagub nomor urut 2, Herman HN, Eva Dwiana meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menindak tegas laporan politik uang.

\”Saya tidak mempermasalahkan siapa yang menang, tetapi tunjukkanlah, yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar, itu yang harus kita tegakkan di Lampung ini,\” tegas Eva.

Artinya, kata dia, Bawaslu maupun KPU harus bisa menunjukkan kebenaran yang terjadi kepada masyarakat. \”Kita harus bicara masalah fakta dan kejadian yang ada di lapangan. Kebenaran harus terungkap, ini untuk memajukan Provinsi Lampung. (politik uang) ini sudah jelas, mana Bawaslu dan KPU, tunjukkan pasal pelanggarannya. Bukannya kita provokator, tapi biar masyarakat tahu kebenaran yang sesungguhnya di lapangan,\” tegas Anggota Komisi III DPRD Lampung ini.

Senada, Politisi PKB Lampung, Khaidir Bujung, mempertanyakan kinerja Bawaslu dalam memproses pelanggaran money politik. \”Ada aturannya gak? Ada pelanggarannya gak? Ini harus dijelaskan, karena ini impact untuk Pemilu 2019 nantinya. Ini bisa mencoreng nilai demokrasi,\” ucap Bujung.

Dirinya juga menanyakan ke lubuk hati yang paling dalam kepada Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, bahwa ada sesuatu hal yang besar yang terjadi di Lampung. \”Jujur, Mbak Khoir merasa gak sih ada money politik atau semacamnya yang sudah menciderai nilai-nilai demokrasi di Lampung? Jadi, jangan cuma ngomong di koran kalau ini sedang diproses,\” tegasnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB