Dekranasda Lampung Tegaskan Wastra Tapis sebagai Perpaduan Tradisi dan Inovasi

Suryani

Jumat, 21 November 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan, tema Kriya Jemari Tahun 2025 “Merajut Tradisi, Menenun Inovasi” dipilih untuk menegaskan esensi wastra Lampung, khususnya Tapis, yang merupakan hasil perpaduan harmonis antara nilai-nilai luhur tradisi warisan leluhur dan sentuhan kreativitas dari generasi masa kini.

Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Wulan Mirza saat membuka gelaran hari kedua Kriya Jemari Tahun 2025, di Gedung Graha Wangsa, Jumat (21/11/2025).

​“Setiap helai tapis, setiap sulaman, setiap anyaman dari perajin kami lahir dari perpaduan leluhur yang dibarengi dengan kreativitas generasi masa kini,” jelas Wulan Mirza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wulan Mirza kemudian mengungkapkan bahwa Pameran Kriya Jemari merupakan transformasi dari gelaran Lampung Craft sebelumnya, dengan tujuan utama untuk menanamkan dan membangkitkan semangat generasi muda dalam melestarikan budaya lokal.

Baca Juga  Puluhan Tahun Rusak, Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Kini Pangkas Waktu Tempuh Jadi 5 Menit

Di kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang dinilai sebagai bentuk dukungan besar bagi Dekranasda dan Budaya Provinsi Lampung. Wulan Mirza juga mengapresiasi Menteri Fadli Zon yang berkenan mengenakan langsung Peci Maduaro dari Kabupaten Tulang Bawang dan Wastra dari Pesawaran.

“Terima kasih kepada pak Menteri Kebudayaan beserta jajaran yang telah berkenan hadir. Bukan hanya hadir, tetapi Bapak Menteri dan jajaran tadi meninjau hasil-hasil karya perajin dari 15 Kabupaten/Kota Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya penyelenggaraan pameran sebagai sarana promosi budaya. Terkait relevansi tema Kriya Jemari Tahun 2025 “Merajut Tradisi, Menenun Inovasi”, menurutnya, pemajuan kebudayaan tidak cukup hanya dengan melindungi tradisi, tetapi harus diperluas melalui pemanfaatan dan pengembangan yang visioner.

Baca Juga  Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

​“Budaya tidak boleh kita anggap sebagai beban, juga bukan sekadar identitas. Budaya harus kita jadikan aset nasional, National Treasure kita, yang mampu menciptakan Cultural and Creative Industry (CCI),” ujar Menteri Fadli Zon.

Ia mencontohkan kekayaan Wastra Lampung yang mencakup motif, teknik, dan ragam yang luar biasa sebagai modal penting untuk inovasi fesyen dan ekonomi kreatif, didukung oleh kreativitas generasi Milenial dan Gen Z.

Menteri Fadli Zon juga mengingatkan bahwa upaya memajukan kebudayaan adalah tugas kolektif seluruh komponen bangsa. Hal ini sesuai dengan amanat konstitusi, yaitu Pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945: “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya”.

Lebih lanjut, Menteri Kebudayaan menyatakan komitmen untuk memperjuangkan Tapis Lampung bersama dengan Wastra sejenis lainnya seperti Tenun, Songket, dan Ikat, agar dapat diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO, menyusul jejak Batik yang telah diakui pada tahun 2009. Upaya ini akan dilakukan melalui skema Joint Nomination atau Extension List di UNESCO.

Baca Juga  Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Adapun rangkaian acara pada hari kedua gelaran Kriya Jemari Tahun 2025 meliputi ​Parade Wastra yang diperagakan oleh masing-masing Ketua Dekranasda dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, ​Parade Karya “JK Style” dari IAD Lampung dan malam ​Grand Final Pemilihan Putra-Putri Wastra Provinsi Lampung Tahun 2025 yang diikuti oleh para pelajar dari tingkat SMA/SMK dan Universitas se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo turut tampil memperagakan Busana Wastra Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung
DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027
Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030
PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera
DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat
DPRD Lampung Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB