Data Penerima PKH Carut Marut, Begini Penjelasan Korkab Tanggamus

Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2019 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Terkait masih carut marutnya data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tanggamus, Koordinator Kabupaten (Korkab) 1 PKH, Habibulloh angkat bicara.

Menurutnya, data PKH Tanggamus bersumber dari pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 dan diperbaiki tahun 2015 dengan sistem Pendataan Sosial Ekonomi (PSE).

\”PPLS ini merupakan perpanjangan tangan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dari 2017, setelah data selesai, maka data tersebut dikembalikan ke daerah masing-masing yang diatur dalam keputusan Kemensos No 28 tahun 2017, dengan memakai cara penginputan data melalui aplikasi Sik-NG,\” katanya.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah proses Sik-NG lanjut Habibulloh maka keluarlah yang namanya Basis Data Terpadu (BDT), di setiap lekon sudah ada petugasnya, yang artinya pemutakhiran data dilaksanakan setiap 6 bulan sekali, dan pemutakhiran BDT ini menjadi kewenangan pekon.

\”Jadi apabila di setiap pekon ada masyarakat yang merasa tidak mampu silahkan masukkan di BDT melalui Sik-NG apabila ada yang sudah mampu silahkan keluarkan di BDT melalui musyawarah pekon dan pekon membuat surat keterangan mampu untuk ditindak lanjuti oleh pendamping PKH,\” jelas Habib sapaan akrab Korkab 1 PKH Tanggamus ini.

Baca Juga  Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Habib menambahkan, pada dasarnya graduasi atau penghapusan data masyarakat penerima PKH ini ada 3 macam cara yakni, graduasi alami, dimana penerima manfaat PKH sudah tidak ada komponen yang menjadi kriteria dan syarat sebagai penerima manfaat, kemudian graduasi mandiri, yaitu para penerima manfaat mengundurkan diri karena sudah merasa mampu dan terakhir graduasi paksa, yaitu dengan ketentuan keluarkan di BDT dan membuat surat keterangan mampu.

Baca Juga  RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Sementara itu, Direktur Utama media online dnewsradio.com Suhartono yang tergabung di IWO (Ikatan Wartawan Online) Tanggamus, merasa perubahan data yang melalui sistem sik-NG belum begitu terasa kepada penerima kebijakan. Masih banyak data yang sudah dimutakhirkan akan tetapi penerima PKH belum juga berubah.

\”Saya berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas terkait bisa lebih serius lagi guna memutakhirkan data PKH, agar tidak ada lagi bahasa penerima PKH yang tidak tepat sasaran,\” singkat Suhartono. (rls/Arj)

Berita Terkait

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun
Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan
Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB