Capai Rp1,35 Miliar, Tiyuh Panaragan Realisasikan Program Dana Desa 2025

ari

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu bentuk realisasi program dana desa Tiyuh Panaragan tahun anggaran  2025. Foto: Arie/NK.

Salah satu bentuk realisasi program dana desa Tiyuh Panaragan tahun anggaran 2025. Foto: Arie/NK.

Pemerintah Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), merealisasikan Program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp1.354.597.000.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dana Desa tersebut digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan tiyuh, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, hingga penanggulangan keadaan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Realisasi Dana Desa dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp812.758.200 dan tahap kedua sebesar Rp541.838.800. Seluruh tahapan pelaksanaan mengacu pada hasil Musyawarah Tiyuh serta ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Kepala Tiyuh Panaragan, Edyson, mengatakan Dana Desa tahun 2025 difokuskan untuk kepentingan masyarakat serta pembangunan tiyuh secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perencanaan dan pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

“Dana Desa ini kami kelola sesuai perencanaan tiyuh dan ketentuan yang berlaku. Seluruh penyerapan anggaran dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Bahkan, kami juga melaporkannya ke Aplikasi Jaga Desa milik Kejari Tubaba untuk mendukung program Sikebut,” ujar Edyson, didampingi Sekretaris Tiyuh Panaragan, Basyah Putra, Kamis (25/12/2025).

Menurutnya, Dana Desa tahun 2025 direalisasikan pada lima bidang utama, meliputi penyelenggaraan pemerintahan tiyuh, pelaksanaan pembangunan tiyuh, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, penanggulangan bencana serta keadaan darurat dan mendesak, termasuk pembiayaan melalui penyertaan modal desa.

Berbagai kegiatan fisik dan nonfisik telah dilaksanakan, antara lain untuk mendukung penghasilan tetap, tunjangan, serta operasional pemerintahan tiyuh, penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan, penguatan administrasi kependudukan dan kearsipan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan, perencanaan, keuangan, dan pelaporan.

Baca Juga  Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Pada sektor pembangunan dan pelayanan dasar, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, kawasan permukiman, perhubungan, serta komunikasi dan informatika.

“Selain itu, pembinaan ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, penguatan kegiatan kebudayaan dan keagamaan, serta pembinaan kepemudaan dan olahraga turut menjadi bagian dari realisasi anggaran,” ucapnya.

Edyson menambahkan, pada bidang pemberdayaan masyarakat, pemerintah tiyuh melaksanakan penguatan kelembagaan masyarakat, pelatihan dan penyuluhan perlindungan anak, serta pengembangan sarana dan prasarana usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.

Baca Juga  Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

“Dana Desa juga dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang menyasar 36 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama 12 bulan,” terangnya.

Selain itu, sebagian Dana Desa digunakan sebagai penyertaan modal desa guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kemandirian tiyuh.

Ia berharap pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Tiyuh Panaragan.

“Ke depan, kami berkomitmen terus mengelola Dana Desa secara profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN
DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh
DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar
Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB