Bupati Tanggamus Hadiri Sarasehan dan Business Matching

Redaksi

Senin, 29 November 2021 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gisting (Netizenku.com): Bupati Tanggamus, Hj Dewi Handajani, menghadiri kegiatan sarasehan dan business matching bersama petani kopi, umbi porang, singkong dan peserta kartu petani berjaya dalam rangka monitoring pelaksanaan program kartu petani berjaya dan aktivitas pembiyaan ke sektor pertanian oleh perbankan di Kabupaten setempat, OJK Provinsi Lampung bersama pihak perbankan di Objek Wisata Bukit Idaman Kecamatan Gisting, Senin (29/11/2021).

Hadir Sekda Provinsi yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir Kusnardi, Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Ir Emilia Kusumawati MM, Pimpinan PT BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang Tanjung Karang, Mus Adral SE, Direktur Utama PT BPD Lampung, Presley Hutabarat.

Hadir mendampingi bupati Inspektur, Ernalia, Kadis Pertanian, Catur Agus Dewanto, Kadis Perkebunan, Dhani Riza, Kadis Koperindag, Heri Heriyadi, Kabag Ekobng Firmalinda, Kabag Kerjasama, Maryani, Camat Gisting, Purwanti, para ketua dan anggota Kelompok Tani Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga  136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagaimana kita ketahui bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR), diluncurkan pemerintah disalurkan oleh perbankan dengan tujuan untuk meningkatkan dan mempermudah akses kredit kepada masyarakat, termasuk petani dan pelaku usaha kecil menengah,” ujar Dewi.

Diharapkan dengan program KUR ini, akan membantu permodalan bagi para pelaku usaha, termasuk masyarakat petani yang tergabung dalam Gapoktan. Sehingga ke depannya mampu mempercepat pertumbuhan sektor riil dan secara langsung dapat berperan dalam menanggulangi kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pada September 2021 lalu, kami telah melaksanakan MoU dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, sekaligus launching KUR tanpa agunan. Pada saat ini dari catatan kami diketahui bahwa telah ada 99 debitur para petani yang telah mendapatkan KUR dari BNI terdiri dari: 66 debitur petani kopi, total nilai Rp2,45 miliar. 12 debitur petani porang, senilai Rp600 juta. 21 debitur petani padi/jagung, senilai Rp165 juta. Total ada 99 debitur petani dengan nilai KUR Rp3,22 miliar,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka

Atas nama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, yaitu kepada TPAKD, OJK, PT BNI (Persero), dan lain-lain. Atas terealisasinya KUR kepada petani kabupaten setempat.

“Pada kesempatan ini juga sekaligus saya ucapkan terimakasih atas bantuan CSR yang telah diberikan. Saya yakin segala jenis bantuan termasuk CSR dan KUR ini sangat berguna bagi para petani di Kabupaten Tanggamus,” imbuhnya.

Upaya sosialisasi dan peningkatan inklusi keuangan yang telah dilakukan untuk meningkatkan akses petani ke perbankan konvensional telah menampakkan hasil yang baik. Berdasarkan laporan penyaluran Program KUR meskipun jumlah debitur dari subsektor pertanian masih lebih kecil dari subsektor perdagangan tetapi jumlahnya semakin meningkat.

Baca Juga  Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi

“Kegiatan program Akses Keuangan Daerah dan kita punya program yaitu Business Matching, artinya mempertemukan teman-teman dari lembaga keuangan langsung dengan masyarakat, karena kita memang punya program yang mendukung pemerintah, khususnya di sektor pertanian,” ujar Bambang Hermanto dalam sambutannya.

Program pada saat ini yaitu Business Matching yang pada saat ini sangat terbantu dengan adanya Business Matching secara digital, yaitu kartu petani berjaya yang melibatkan berbagai unsur, perbankannya ada, perusahan juga ada, serta transaksi jual belinya juga ada.

Jadi dengan adanya kartu petani berjaya ini memudahkan masyarakat, khususnya petani di sektor pangan dan non pangan untuk bisa dipertemukan dengan penyedia sumber pendanaan, khususnya perbankan. (rls/Arj/leni)

Berita Terkait

DPRD Tanggamus Setujui LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka
Lantik Kepala Pekon, Bupati Tanggamus, Jangan Coba Coba Salahgunakan Anggaran
136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat
Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi
Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB