Bupati Egi: Bantuan Pangan Bukan Sekadar Seremoni

eko

Selasa, 22 Juli 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan program bantuan pangan yang diluncurkan pemerintah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi.

Lampung Selatan (Netizenku.com): Pernyataan itu disampaikan saat Peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juni–Juli 2025, yang digelar di Kantor Bulog Cabang Kalianda, Selasa (22/7/2025).

“Ini bukan acara biasa. Ini adalah ikhtiar konkret dalam menjaga stabilitas pangan dan menghadirkan negara di tengah masyarakat. Bantuan pangan ini adalah benteng sosial,” tegas Egi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti dampak ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, menjadikan isu pangan bukan sekadar persoalan logistik, tetapi juga menyangkut kedaulatan, keadilan, dan keberlanjutan.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Badan Pangan Nasional, sebanyak 106.415 keluarga di Lampung Selatan ditetapkan sebagai penerima bantuan pangan pada tahun 2025, turun dari 118.916 keluarga pada 2024.

“Penurunan ini menunjukkan proses pendataan kita semakin akurat dan tepat sasaran. Bantuan ini kami pastikan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Bupati.

Baca Juga  Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Ia juga menyebutkan, keputusan Presiden RI menetapkan kebijakan bantuan pangan sangat relevan, karena pangan adalah kebutuhan dasar masyarakat.

“Ini bukan hanya soal perut. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional negara untuk melindungi rakyat. Dengan semangat Bismillah BISA, mari kita wujudkan kesejahteraan dan Lampung Selatan Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Bupati Egi.

Sementara itu, Pimpinan Bulog Cabang Pembantu Kalianda, Fedrial Farhan, menjelaskan bantuan pangan berasal dari cadangan beras pemerintah, dan disalurkan kepada 106.415 keluarga penerima manfaat (KPM) di 17 kecamatan se-Lampung Selatan.

Baca Juga  TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

“Penyaluran bulan ini mencakup alokasi Juni dan Juli, sehingga setiap KPM menerima 20 kilogram beras langsung,” jelas Farhan.

Ia juga melaporkan hingga saat ini Bulog telah menyerap lebih dari 55.000 ton gabah, dengan cadangan beras mencapai 24.000 ton, berkat dukungan penuh dari Bupati Lampung Selatan.

“Kami pastikan stok cukup dan penyaluran dilakukan langsung ke penerima tanpa biaya alias gratis,” tandasnya.

Program ini menggunakan data resmi dari Kementerian Sosial melalui sistem DTSEN, dan dikoordinasikan dengan Badan Pangan Nasional. (*)

Berita Terkait

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD
Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026
IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil
IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD
Widyya Turro, Putri Daerah Kalianda Tampil di IDS 2026
Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026
Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN
Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB