Bulog Lampung Konsisten Jaga Stabilitas Harga Beras

Redaksi

Selasa, 4 September 2018 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Tak ingin dianggap hanya turun kelapangan saat harga pangan pokok meninggi, Badan Usaha Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Lampung, konsisten lakukan penetrasi pasar.

Menurut Kabid Operasional dan Pelayan Publik Bulog Divre Lampung, Joko Tri Septanto, pihaknya selalu konsisten melakukan penetrasi pasar dengan menjual beras medium seharga 8.800.

\”Kami turun hampir disetiap pasar di Bandarlampung, juga di kabupaten lainnya. Dan masyarakat sangat antusias, karena mereka bisa mendapatkan harga beras dibawah harga eceran tertinggi. Tentunya hal ini sangat berpengaruh pada ekonomi masyarakat,\” jelas Joko kepada Netizenku.com, Selasa (4/9).

Ia menambahkan, khusus pada bulan Agustus, Bulog Divre Lampunf telah menggelontorkan 1.875 ton beras. \”Kalau hitungannya dari Januari, kita sudah mengeluarkan 9.700 ton beras untuk disebar diseluruh Lampung,\” tambahnya.

Sementara itu, terkait tidak tercatatnya penetrasi pasar Bulog di Badan Pusat Statistik (BPS), Kasi Sekretariat Umum dan Humas Bulog Divre Lampung, Rafki Ismael mengatakan, BPS punya catatan tersendiri, dan pihaknya tidak bisa memaksakan BPS untuk mencatat setiap gerakan yang dilakukan Bulog demi menjaga stabilitas harga.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Resmikan Flyover ke Sembilan

\”Hari ini kita gelar penetrasi pasar di Pasar Tugu dan Pasar Panjang, dan kita juga melakukan launching ruko yang kita gunakan untuk menjual beras dari Bulog di Pasar Panjang,\” bebernya.

Kenaikan harga beras, lanjut Rafki, adalah salah satu faktor pihaknya turun melakukan penetrasi pasar. \”Kita berupaya agar masyarakat tetap bisa membeli beras medium dengan harga murah, jadi penetrasi pasar ini bukan hanya terjadi saat harga beras naik, tetapi konsisten akan kita lakukan terus menerus,\” pungkasnya. (Aby)

Berita Terkait

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada
Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung
Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada
Tabung Oksigen Bocor, Puluhan Pengunjung RS Graha Husada Berhamburan Keluar
FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah
MTQ ke-53 Tingkat Bandarlampung Dimulai
Perilaku Konsumen Dinilai Jadi Faktor Munculnya Parkir Liar
Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:54 WIB

BMBK Klaim Anggarkan 5,1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Viral di Tubaba

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:31 WIB

Disdik Lampung Catat 45 Sekolah Penggerak SMA dan SLB

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:52 WIB

Lampung Raih Rekor MURI Budidaya Ayam Petelur dan Jadi Pionir NKV

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:32 WIB

Dewan Beri Peringatan Keras Soal Insiden Kebocoran Oksigen RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:59 WIB

FGD AMSI, Guru Besar Unila Rekomendasi Literasi Digital di Sekolah

Senin, 27 Mei 2024 - 21:13 WIB

AMSI Lampung: Budaya Literasi Bisa Dimulai dari Website Sekolah

Berita Terbaru

Lampung

Mulyono: Mirza Sosok yang Sederhana

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:10 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Hermawan. (Foto: Ist)

Bandarlampung

Dinilai Lalai, Komisi IV akan Panggil Pengelola RS Graha Husada

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:02 WIB

Gedung Dinas BMBK Lampung. Foto: Luki.

Lampung

Benarkah BMBK Lampung Bagi-bagi PL untuk Pengamanan Proyek?

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:48 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dishub akan Tata Ulang Parkir di Bandarlampung

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:47 WIB