Budhi Condrowati Prihatin Seleksi KPU Provinsi Lampung

Eva Setiani

Selasa, 17 September 2024 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizenku.com, –Anggota DPRD Lampung Budhi Condrowati mengaku miris sekaligus prihatin atas minimnya keterwakilan perempuan yang masih bertahan dalam seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung.

Diketahui, hasil pengumuman Tim seleksi (Timsel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung hanya menyisakan satu keterwakilan perempuan dari 14 besar calon KPU Lampung yang lolos wawancara dan kesehatan, yang nantinya akan berlanjut untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di KPU RI.

Pengumuman tertuang dalam Nomor 05/TIMSELPROV-GEL.14-Pu/04/18/2024 Tentang Hasil Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi Lampung Periode 2024-2029. Pengumuman ditandatangani oleh Ketua Siti Khoiriah dan Sekretaris Hervin Yoki Pradikta, pada 17 September 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tahapan 28 besar kemarin, terdapat lima perempuan yang mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara yaitu Amhani S, Dewi Eliyasari, Ika Kartika, Wirdayati, dan Yusni Ilham.

Namun empat perempuan tersebut gugur dalam tes wawancara dan tes kesehatan. Hanya satu perempuan yang lolos tahapan 14 besar yakni Yusni Ilham, mantan anggota Bawaslu Kota Bandarlampung.

“Artinya, tidak sampai 10 persen keterwakilan perempuan dalam seleksi tersebut. Sangat miris,” ucap Budhi Condrowati, Rabu (18/9).

Menurutnya, keterwakilan perempuan dalam penyelenggaraan pemilu sangat penting mengingat parpol juga harus memperhatikan perempuan dalam proses Pemilu.

“Bagaimana mungkin penyelenggara pemilu mewajibkan 30 persen komposisi kuota perempuan dalam kepengurusan partai politik maupun pencalonan legislatif, sementara penyelenggaranya sendiri pun mengabaikan semangat keterwakilan perempuan yang diatur dalam undang-undang,” cetus Budhi Condrowati.

Budhi Condrowati juga menegaskan, dalam kasus ini dirinya tidak ada kepentingan apapun, hanya ingin memperjuangkan semangat keterwakilan perempuan.

“Kami tidak mengenal mereka (calon) dan kami tidak ada kepentingan, yang kami perjuangkan adalah semangat keterwakilan perempuan 30 persen,” pungkas Condro. (*).

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB