Bom Kembali Ditemukan Di Bandara Raden Intan II

Redaksi

Minggu, 6 Mei 2018 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Raden Intan II 
Foto; Istimewa

Bandara Raden Intan II Foto; Istimewa

Lampung Selatan (Netizenku.com): Para pekerja galian tanah di landasan pacu Bandara Raden Intan II sempat dihebohkan dengan penemuan bom berjenis martis dengan ukuran panjang 53 centimeter dan berdiamter 32 centimeter pada, Minggu (6/5) dini hari.

Humas Bandara Radin Inten II, Wahyu Aria Sakti mengatakan,  kejadian terjadi pada saat pekerja akan memperbaiki lampu jalan untuk runway (landasan pacu) pesawat. Saat pekerja sedang menggali lubang, salah satu pekerja menemukan bom jenis mortir.

\"\"

\”Mereka langsung melaporkan ke pihak bandara, kemudian pihak bandara berkordinasi dengan pihak kepolisian,\” kata Wahyu kepada Netizenku.com, Minggu siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menceritakan bahwa penemuan bom ini sudah yang kedua kalinya terjadi di Bandara Raden Intan II. \”Ini sudah kedua kalinya kami temukan bom. Tapi sudah tidak aktif, ini mortir yang kaya dulu pernah kita temukan juga. Sepertinya sudah lama dari zaman Belanda dulu,\” kata dia.

Wahyu mengakui, Bandara Raden Intan di Branti ini memang masih banyak peniggalan dari Belanda. \”Dibandara ini sangat banyak peninggalan-peninggalan dari Belanda. Seperti bom ini, dan memang sudah tidak aktif,\” jelasnya.

Kendati demikian, demi menjaga keamanan dan ketertiban di Bandara, Tim Gegana Polda Lampung tetap mengamankan bom jenis martir tersebut. Wahyu menambahkan, penemuan bom yang sempat heboh tidak sampai menggangu rutinitas penerbangan di Bandara.

\”Kejadian ini memang sempat menghebohkan, tapi tidak menimbulkan kegaduhan bagi penumpang. Normal tidak ada masalah dalam penerbangan, aman seperti biasanya,\” tutup Wahyu. (Aby)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB