Black Campaign, Nirwar Disebut Bakal Bagikan 500 Ribu Persuara

Redaksi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Black campaign terhadap bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung Hi. Nizwar, terus menyeruak. Terbaru, Sekretaris PWI Lampung itu disebut-sebut siap menggelontorkan uang sebesar Rp500 ribu persuara. Isu kampanye hitam itu menyebar di Kabupaten Pesawaran.

Hi. Syahroni Yusuf, juru bicara Nizwar sangat menyayangkan hal tersebut. “Ini adalah untuk kali sekian kami menerima kampanye hitam dari oknum tidak bertanggung jawab,” ujar pengurus Wartawan Seksi Olahraga (SIWO) PWI Lampung ini di Bandar Lampung, Selasa (19/10)

Ia menambahkan Sebelumnya juga menyebar pembusukan citra terhadap Nizwar. Mantan Pemimpin Redaksi Radar Lampung itu dikatakan otoriter dan sangat kaku. Bahkan, bekas General Manager Lampung NewsPaper ini dikatakan tak punya akses ke pusat.

“Telah banyak isu pembusukan terhadap bakal calon kami. Ini tidak baik dalam proses demokrasi lima tahunan untuk memilih ketua PWI,” kata Syahroni.

Lebih lanjut Padahal, Nizwar hingga kini menahan diri menanggapi segala pembusukan tersebut. Namun kali ini perlu di berikan penjelasan agar para anggota PWI pemilik hak suara atau pemegang kartu tanda anggota (KTA) Biasa PWI di Provinsi Lampung mendapatkan pencerahan dan tidak termakan isu tak bertanggung jawab tersebut.

Baca Juga  Marak Kebakaran Lahan, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Hal ini perlu di luruskan walaupun saudara Nizwar selalu melarang, jangan menanggapi segala isu tidak baik tersebut,” tegas Syahroni .

Fotografer senior ini menjelaskan bahwa Nizwar sebenarnya tidak punya niatan untuk maju kontestasi Pemilihan Ketua PWI Lampung pada Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Lampung yang direncanakan awal Desember 2021 mendatang.

Namun, akhirnya ia mau menimbang pemintaan sejumlah anggota senior dan anggota milenial pasca perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) secara virtual pada 9 Februari lalu.

“Keputusan mau maju pencalonan baru ia sampaikan usai di gelarnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) oleh PWI Lampung pada tanggal 26 – 27 Maret. Namun, ia berharap agar dapat bersabar karena terlebih dahulu akan meminta doa restu dari Ketu PWI Lampung Kiyai Supriyadi Alfian. karena kami mengenal Nizwar sebagai pribadi yang beretika,” jelas Syahroni

Sambungnya pada 28 Maret 2021, Nizwar menyampaikan niatannya kepasa Bang Yadi — sapaan akrab ketua PWI — di Kabupaten Pesisir Barat. Waktu itu, ketua PWI dan rombongan bermalam di Pesisir Barat karena keesokannya pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Pesisir Barat.

Baca Juga  Sujadi: Peran Guru Tidak Dapat Tergantikan Oleh Teknologi

“Usai santap malam, Nizwar menyampaikannya langsung dan disambut baik oleh Kiyai Yadi. Nizwar juga menyampaikan akan berkomitmen tetap menjalankan tugas-tugas sebagai sekretaris PWI dengan baik,” terang Syahroni.

Bahkan, sejak saat itu Nizwar tidak pernah menyinggung soal pencalonannya. Ia telah menjalankan program – program kerja PWI, termasuk 10 konferrensi kabupaten/kota yang berlangsung tahun ini. Terakhir Konferkab PWI Pringsewu pada tanggal 27 September lalu.

” sebagai bukti ia sangat mengedepankan etika. selalu berujar akan tetap takzim dengan Kiyai Yadi dan berkomitmen menjalankan semua program kerja PWI,” sambung Syahroni.

Terbukti, Nizwar baru menyampaikan secara terbuka kepastiannya maju pencalonan pada tanggal 29 September 2021. Hal itu karena program kerja PWI tinggal menyelenggarakan Pekan Olahraga (POR) SIWO pada Oktober dan mengikuti Pra Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional) pada November mendatang.

“Masa bakti Kepengurusan PWI Lampung periode 2016 – 2021 tersisa dua bulan. Nizwar melakukan deklarasi untuk sekaligus melakukan sosialisasi dengan melakukan silaturahmi ke pengurus PWI kabupaten/kota. Tahap sosialisasinya sudah menyasar sembilan daerah dan masih terus berjalan,” ujar Syahroni.

Baca Juga  Polres Pringsewu Gelar Pelatihan Jurnalistik

Dari sembilan daerah yang telah dikunjungi, lanjut Syahroni, terungkap jelas pembusukan yang dilakukan terhadap Nizwar. Namun, ia tetap santun dan berlapang dada menyikapinya.

“Kandidat kami disebutkan otoriter dan tak punya akses ke pusat. Padahal, kandidat kami tercatat sebagai asesor UKW. Untuk menjadi asesor tidak lah mudah, harus lolos assesment yang didalamnya juga ada uji kejiwaan dan psikologi. Nizwar telah menjadi asesor sejak tahun 2011 hingga kini. Artinya ia terus menjalin hubungan dengan para senior termasuk Ketua Umum PWI Atal Sembiring Depari,” terang Syahroni.

Karena itu, Syahroni mengajak para pihak untuk berdemokrasi dengan baik, menjunjung semangat kebersamaan dan persatuan organisasi.

“Bukankah visi dan misi kita sama, bagaimana merawat, menjaga , memberdayakan PWI agar semakin baik dan bermanfaat untuk khalayak. Apalagi PWI merupakan organisasi profesi tertua, seharusnya lebih dewasa dalam proses demokrasinya. Mari kita menjaga martabat dan marwah organisasi,” pungkas Syahroni. (Rz/leni)

Berita Terkait

Lampung Menggeliat, Pemprov Segera Rekonstruksi 2 Ruas Jalan Senilai Rp19,44 M di Pringsewu
Polres Pringsewu Imbau Warga Waspadai Pencurian dengan Modus Pecah Kaca
Pastikan Pelayanan Maksimal, Bupati Pringsewu Sidak Kantor Samsat
Bupati Pringsewu Sampaikan LKPJ Kepala Daerah 2024
Polres Pringsewu dan Mahasiswa Berbagi Takjil Kepada Pengguna Jalan
103 Peserta Ikuti Seleksi Administrasi Awal Penerimaan Polri di Polres Pringsewu
Bupati Pringsewu Lantik Andi Purwanto Sebagai Penjabat Sekretaris Daerah
Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Bupati Pringsewu Tinjau Pasar Banyumas

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 13:34 WIB

Generasi Sat-set Wartawan Masa Kini

Kamis, 3 April 2025 - 14:19 WIB

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Selasa, 1 April 2025 - 12:37 WIB

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Senin, 31 Maret 2025 - 20:48 WIB

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Sabtu, 29 Maret 2025 - 21:45 WIB

Merapat ke Markas Tempo

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:47 WIB

Kita Pernah Punya Wartawan Jihad, Kapan Ada Lagi?

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34 WIB

Tak Perlu Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Membuat Kicep

Senin, 24 Maret 2025 - 05:01 WIB

Kebohongan Resmi dan Keterangan Palsu

Berita Terbaru

(Ilustrasi pinterest)

Celoteh

Generasi Sat-set Wartawan Masa Kini

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:34 WIB

(Ilustrasi: ist)

Celoteh

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Kamis, 3 Apr 2025 - 14:19 WIB

Buku The New York Times karya Ignatius Haryanto. (foto: koleksi pribadi)

Celoteh

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Selasa, 1 Apr 2025 - 12:37 WIB

Ketupat (foto: ist)

Celoteh

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Senin, 31 Mar 2025 - 20:48 WIB