BI Lampung Kerjasama Pengembangan Klaster Padi di Lamtim

Avatar

Selasa, 2 Oktober 2018 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Nainggolan/Nk)

(Foto: Nainggolan/Nk)

Lampung Timur (Netizenku): Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung turut ambil bagian dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian, melalui Program Pengembangan Klaster Padi di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Langkah awal upaya peningkatan produktivitas pertanian itu dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pengembangan Klaster Padi, yang dilaksanakan pada acara Panen Raya Padi bersama stakeholder dan gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Bumi Harjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (2/10/2018).

Dilakukan juga penyerahan cindera mata dan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa dua buah Combaine Harvesting (Mesin Panen Padi) kepada dua Gapoktan, yakni Gapoktan Jaya Makmur, Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara dan gapoktan Maju Bersama, Desa Bumi Harjo, Kecamatan Batanghari.

Baca Juga  Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur dari Fraksi PKB Achmad Basuki, Pabung 0411/LT Mayor Kav. Joko Subroto, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan David Ariswandy.

Lalu, Danramil Batanghari, Kapten Arm. K. Harahap, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, M.Yusuf HR, Kapolsek Batanghari, Iptu Bambang Dwi Setyawan, serta Camat Batanghari, Rohiman.

\”Selain melakukan penandatanganan kerja sama, kita juga akan panen yang telah menerapkan Teknologi Hazton,\” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Teknologi ini, lanjut dia, telah memberikan hasil positif di Kalimantan Selatan dan saat ini telah diuji cobakan di beberapa daerah di Lampung Timur yang alhamdulillah hasilnya bisa meningkat diatas rata-rata.

\”Kita ketahui, Teknologi Hazton sendiri adalah metedologi penanaman atau pengolahan padi yang mana Teknologi Hazton sendiri diawali pada tahun 2011 di Pontianak, Kalimantan Barat,\” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, mengatakan, Bank Indonesia khususnya perwakilan Lampung ikut andil dalam upaya meningkatkan kapasitas poktan dan gapoktan, untuk mempelajari tentang pengembangan Teknologi Padi Hazton dan lainnya dapat diterapkan di Kabupaten Lampung Timur.

\”Kita optimis, Teknologi Hazton cukup menjanjikan dalam peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Lampung Timur. Saya yakin dan percaya bahwa selain faktor benih yang paling penting juga faktor teknologinya. Saya lihat ini cukup menjanjikan untuk peningkatan produktivitas pertanian khususnya padi sawah di Kabupaten Lampung Timur yang kita ketahui merupakan salah satu penopang pangan nasional,\” ungkap Syahrudin.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan menyampaikan, untuk mendukung daerah-daerah dalam rangka pengendalian inflasi, pihaknya ingin bekerjasama saling mendukung dengan dinas-dinas terkait, untuk bersama-sama didalam pengembangan beberapa tanaman-tanaman pangan yang harganya bergejolak.

\”Karena jika ketersediaan pasokan memadai, maka harganya akan stabil dan tidak akan bergejolak,\” ujar dia. (Nainggolan)

Berita Terkait

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak
Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung
Antusiasme Warga dan Siswa Sambut Presiden Prabowo di Stadion Pahoman Bandar Lampung
BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027
Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung
DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani
Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi
Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB