BI Klaim Inflasi Metro Berkurang Saat Pandemi Covid-19

Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metro (Netizenku.com): Pemerintah Kota Metro melakukan high level meeting dengan Tim Pengendali Inflasi (TPID) yang berlangsung di OR Setda, Kamis (15/10). Walikota, Achmad Pairin, meminta kepada pihak Bank Indonesia (BI) Cabang Lampung untuk kegiatan seperti ini tidak dilakukan selama 1 tahun sekali.

“Di mana hal ini berkaitan dengan merumuskan strategi dan langkah-langkah kita dalam pengendalian inflasi, terutama di dalam situasi Covid-19 di Lampung, lebihnya di Kota Metro. Saya juga minta, agar OPD lain diinformasikan mengenai hasil rapat kita saat ini, agar permasalahan ini segera teratasi,” ucap Pairin.

Dari penyampaian Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan, dengan adanya Covid-19 mengakibatkan inflansi berkurang. Hal ini juga berdampak dengan adanya PSBB di daerah lain ke Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situasi ini juga mengakibatkan prekonomian global menurun, dari penyerapan tenaga kerja yang rendah. Secara nasional mengalami devlasi 0,05% pada bulan Desember. Sedangkan perkembangan inflansi di Kota Metro berdasarkan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) terhadap komoditas, pada minggu ketiga bulan Oktober 2020 tercatat inflasi sebesar 0, 24%,” paparnya.

Lanjutnya, untuk meningkatnya tekanan harga  didorong oleh naiknya harga pada beberapa komoditas hortikultura, seperti cabe merah, tomat sayur, kangkung dan jeruk dengan jumlah pasukan yang menurun. Untuk komoditas utama penyumbangan inflasi Kota Metro yaitu bawang merah beras dan cabe merah.

“Sementara untuk kondisi pasokan relatif terjaga di Kota Metro, yang berupa bawang merah, aneka cabai, gula pasir, daging ayam, telur ayam, beras, minyak goreng dan daging sapi,” katanya.

Tambahnya, dalam proses pencapaian inflasi tahun 2020 diperkirakan stabil dan berada dalam sasaran. Kedepan permintaan domestik diperkirakan masih terbatas, dikarena dari potensi gangguan pasokan pangan paska penyelenggaraan PSBB Covid 19 dan resiko kemarau.

“Maka dari itu kami melakukan kebijakan pengendalian inflasi di masa pandemi covid 19 dengan TPIP dan TPID.  Pengembangan berbagai kegiatan dan inovasi pengendalian inflasi di masa krisis, yang meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan, pasokan kelancaran dan komunikasi efektif,” jelas Kepala BI.

Pada kesempatan ini juga ia, menyampaikan akan melakukan digitalisasi di bidang pertanian baik di hulu dan hilir. Di Sumatera, termasuk di Lampung, hal ini dilakukan melalui Kartu Kerja Berjaya.

Ketua BPS Metro, Taulina Anggarani, mengatakan permasalahan saat ini yaitu harga gas 3kg tinggi, sedangkan di Bandarlampung harganya berbalik.

“Maka dari itu kami juga menelusuri dari pedangan kecil, besar dan pengecer. Bahwa dari Pedagang besar stabil, namun di pengecer harganya tinggi. Hal ini karena adanya penambahan konsumen namun pasokan dari pusat jumlahnya tetap. Maka dari itu kami menginginkan adanya peningkatan jumlah pasokan gas yang 3 kg,” tuturnya.

Dilanjutkannya, menyinggung mengenai harga bawang memang mengalami kenaikan, hal ini dikarenakan dari gudangnya dan pemasoknya memang mengalami kenaikan. (Rival/len)

Berita Terkait

Wagub Jihan Dampingi Mendukbangga Pada Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2025
Tondi Muamar Tegaskan Pancasila Jaga Pangaruh Hal Negatif
Bawaslu Lampung Tegaskan Pentingnynya Tertib Administrasi dan Akuraasi Pelaporan Divisi Hukum
Anggota Komisi IV DPR Irham Jafar dan I Ketut Suwendra Sidak ke Bulog Metro, Hasilnya?
Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Pelaksanaan Program MBG di Metro
Bola Panas, KPU Metro Batalkan Pencalonan Wahdi-Qomaru
Qomaru Bersalah Langgar Pidana Pemilu Segini Besar Dendanya
PN Kota Metro Dijaga Ketat, Qomaru Zaman Datang Bawa Tim Sukses

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB