Bersantai di Pulau Balak Lampung, Serasa Punya Pulau Pribadi!

Avatar

Minggu, 7 Oktober 2018 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pantai di Pulau Balak Lampung (Foto: Detiktraveler)

Suasana pantai di Pulau Balak Lampung (Foto: Detiktraveler)

Lampung (Netizenku.com) : Anda ingin berlibur akhir pekan di Lampung? Nikmati sensasi bersantai di pulau cantik yang masih sepi bernama Pulau Balak. Kamu seperti punya pulau pribadi!

Pulau Pahawang. Siapa sih traveller jaman now yang tidak kenal akan pulau satu ini? Pulau ini berada di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Namanya semakin mencuat kurang lebih sejak tahun 2014-2015 sejak kegiatan trip gabungan atau yang biasa kita kenal open trip lagi marak-maraknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dari Pulau Jawa, traveler bisa melewati jalur laut dengan menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung.

Kemudian dengan menyewa mobil travel atau angkot, waktu yang diperlukan kurang lebih tiga jam dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Ketapang, tempat penyeberangan wisata Pulau Pahawang.

Baca Juga  Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Spot demi spot ada di Pahawang ini. Dari Pulau Pahawang Kecil yang memiliki resort privat dan juga spot snorkelling berupa karang alami maupun buatan.

Namun, karena trend trip gabungan ini sudah sangat marak hingga sekarang, spot-spot tersebut sudah sangat ramai. Bahkan di beberapa spot banyak karang-karang yang mati.

Ada satu pulau yang bagus untuk dikunjungi, Pulau Balak, sebuah pulau di arah barat daya dari Pulau Pahawang Besar yang membutuhkan waktu cukup lama untuk mencapainya.

Balak berasal dari bahasa Lampung yang berarti besar.

\"\"

Ini beberapa alasan yang membuat Anda wajib memasukkan pulau cantik ini ke list spot saat berkunjung ke Pahawang, yaitu:

1. Letaknya yang jauh dari keramaian

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota

Waktu tempuh yang cukup panjang untuk mencapai pulau ini, kurang lebih 1 sampai 1,5 jam dari Pulau Pahawang Besar, membuat pulau ini jarang dimasukkan ke rencana perjalanan trip gabungan.

Banyak wisata buatan yang terdapat tidak begitu jauh dari Pulau Pahawang besar. Kadang hanya ada satu sampai dua kapal yang berlabuh ke sini.

2. Pantai yang sangat luas dengan pasir halus

Pulau Balak tidak terlalu besar, tapi pasir putihnya terbentang luas, pasti bisa memuaskan setiap pengunjung yang datang ke pulau ini yang datang untuk sekadar santai sejenak ataupun menjelajahi pantainya.

3. Gusung pasir

Gusung pasir merupakan sebuah istilah untuk pasir timbul karena surutnya air. Sebenarnya di Pahawang Kecil ada gusungan pasir juga, tapi karena terlalu mainstream gusung pasir itu pun pasti selalu ramai.

Baca Juga  Peduli TB Lampung Diluncurkan, Percepat Penemuan Kasus Menuju Eliminasi TB 2030

Kalau main ke Pulau Balak terkadang untung-untungan juga, ketika sampai sana sedang surut, hamparan pasir putih dan gusung pasir akan terlihat jelas dan kita bisa main sampai beberapa meter dari pinggir pantai.

Tapi ketika sedang apes, saat pasang, akan hanya ada segelintir pasir yang bisa dinikmati oleh pengunjung, tidak seluas saat surut.

4. Serasa pantai milik pribadi

Sensasi ketika habis menjelajah sisi barat pulau dan tidak ada pengunjung lain adalah pulau ini seperti milik pribadi. Bahkan tampak seperti tidak berlibur di tempat-tempat mainstream.

Untuk traveler yang hendak mengunjungi Pulau Balak ini, tolong jaga keasriannya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menginjak karang-karang alaminya saat hendak snorkelling di sekitarnya. (dtc/lan)

Berita Terkait

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis
Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung
Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026
Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Senin, 28 September 2026 - 15:31 WIB

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Jumat, 25 September 2026 - 18:42 WIB

ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 20:40 WIB

PWI Lampung Selatan Jenguk Sodu Sinaga, Beri Dukungan di Masa Pemulihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan 5,71 Persen, Egi Dorong Dampaknya Dirasakan Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:49 WIB