Beri Efek Jera, Polri Umumkan Calo CPNS yang Tertangkap

Avatar

Jumat, 28 September 2018 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 ini, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ikut mengamankan dari gangguan praktik calo hingga serangan cyber.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi praktik calo pada seleksi CPNS. Dia menyatakan, akan membabat habis praktik tersebut.

\”Nanti semua daerah saya akan perintahkan, semua Kapolda-nya melalui video instruksi yang sama, semua Kapolres instruksi yang sama, untuk membantu tadi jangan sampai ada calo, ada penunggang di atas kuda, nyari-nyari \’eh ini bisa masuk loh harganya segini\’, ini kita harus sikat,\” ujarnya, di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memberi efek jera, Tito mengatakan, akan mengumumkan orang-orang yang terlibat dalam praktik tidak sehat tersebut.

\”Nanti kita lihat, kalau ada yang ketangkap kita akan umumkan, untuk memberi efek deterent kepada yang lain,\” jelas dia.

Keterlibatan Polri dalam seleksi CPNS penting. Menurut Tito, hal tersebut karena seleksi CPNS melibatkan banyak orang.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Berdasarkan informasi yang diterimanya, orang yang mengikuti seleksi sampai lima juta. Sementara, formasi yang ditawarkan hanya 200 ribu.

Besarnya orang yang terlibat menimbulkan risiko pada ketidakpuasan masyarakat. Maka dari itu, perlu diantisipasi dengan menunjukkan seleksi CPNS ini murni tanpa adanya praktik calo.

\”Artinya nanti namanya melibatkan massa yang besar, mungkin nanti ada yang puas dan tidak puas. Residunya, ekornya nanti, kira-kira larinya ke mana? larinya nanti ada gejolak,\” kata Tito. (dtc/lan)

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru