Benny Uzer: Proses PAW Kubu Daryatmo Tinggal Tunggu Waktu

Redaksi

Sabtu, 17 Maret 2018 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Lampung versi Oesman Sapta Oedang (OSO) Benny Uzer menegaskan akan melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD provinsi maupin kabupaten/kota yang tidak tunduk pada kepemimpinan Ketum Osman Sapta Odang (OSO).

”Sesuai hasil rakor (rapat koordinasi) di DPD beberapa hari lalu, yang tidak patuh terhadap kepimpinan OSO, akan di-PAW,” tegas Benny kepada Netizenku.com, Sabtu (17/3).

Sebab, pihaknya sudah cukup memberikan toleransi terhadap kader-kader Hanura yang bukan dalam naungan OSO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada, Sekretaris Hanura Lampung Ubaidillah menegaskan proses PAW yang dilakukan pihaknya tinggal menunggu waktu.

Ubai memaparkan, untuk kader di kabupaten yang sudah jelas tidak tunduk dan patuh adalah mantan Ketua DPC Hanura Tanggamus Munawir Khoirul Basri. Munawir saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Tanggamus.

”Dia tidak taat pada OSO dan akan di-PAW. Sementara dua anggota DPRD lainnya patuh, jadi nggak masalah,” bebernya.

Demikian halnya di Kabupaten Pesawaran. Mantan Ketua DPC Hanura Supriyadi yang saat ini anggota DPRD setempat juga bakal terkena PAW.

”Karena tidak ada itikad baik. Kita masih menunggu yang akan menggantikannya siapa. Ini masih dalam proses menunggu juga suara di bawahnya. Sementara untuk anggota DPRD lainnya, Rosdo Yunilam, sudah di pihak kita,” jelasnya.

Selain itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung Yozi Rizal juga bakal di-PAW. Sebab, selain tidak mengakui kepemimpinan OSO, Yozi juga diketahui sudah membuat gerakan sendiri untuk memenangkan pasangan calon (paslon) Ridho-Bachtiar.

Padahal, Hanura berada dalam koalisi bersama PKS dan NasDem untuk mendukung Mustafa-Jajuli. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB