Bebas Asap Rokok, Pemkab Tubaba Dapat Penghargaan dari Menkes

Redaksi

Rabu, 4 Juli 2018 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad, mengapresiasi jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten setempat yang tidak merokok sembarangan di tempat umum, sarana pemerintahan, maupun lingkup kantor bupati.

Apresiasi tersebut diucapkannya di hadapan jajaran pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba, Rabu (4/6) saat menyerahkan piagam penghargaan \”Pastika Parama\” dari Menteri Kesehatan RI, Prof.dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) yang diterima langsung Plt. Kadis Kesehatan Perana Putra, mewakili bupati dalam gelaran puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di ruang Aula Siwabessy Gedung Prof. Dr. Sujudi, Kementrian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (31/5) lalu.

\”Pantas, keliatan sudah tidak ada asbak di setiap ruangan, dan tidak terlihat pegawai merokok sembarang di lingkungan kantor bupati. Saya mengapresiasi ini dan ini harus tetap dipertahankan dan ke depan bisa terus lebih baik mempertahankannya bahkan mendapat penghargaan yang lebih tinggi dari ini,\” ungkap Prana Putera didampingi Sekretaris Dinkes Majril mengutip perkataan bupati, kepada netizenku.com di ruang kerjanya, Rabu (4/6).

Baca Juga  Ana Nadirsyah Pantau Layanan Tubaba Q Sehat di Lambu Kibang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan \”Pastika Parama\” yang diterima Kabupaten Tubaba dengan nilai 95 persen ini merupakan penghargaan karena telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) dan mengimplementasikan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di wilayah Tubaba yang telah dilakukan penilaian oleh Kementrian Kesehatan RI pada Bulan Maret 2018 lalu di lingkup Kantor Bupati Tubaba. \”Penghargaan ini merupakan penghargaan kategori 1 (satu), di tahun sebelumnya Tubaba juga telah mendapatkan penghargaan Pastika Paramesti tahun 2017 karena telah memiliki Perbup KTR,\” kata dia.

Baca Juga  Kejari Tubaba Lelang 12 Barang Rampasan Negara

Perana menambahkan, dengan diterimanya penghargaan ini, pemkab akan terus membenahi dalam mengoptimalkan implementasi KTR ini semaksimal mungkin, upaya itu dengan memberikan teguran bagi yang kedapatan merokok sembarang ditempat-tempat umum yang telah dilarang dalam Perda KTR serta mengadakan fasilitas seperti anjungan merokok. \”Jika fasilitas ini sudah ada, kami akan melakukan tindakan tegas hingga denda yang besaran untuk umum senilai Rp150 rb dan kepala instansi pemerintahan (perkantoran), tempat ibadah, dan sekolah, hingga mencapai 1 juta. Denda ini diberlakukan setelah mereka mendapatkan teguran sebanyak 3 kali dari Satgas KTR. Satgas ini diketuai oleh Sekdakab Tubaba,\” paparnya.

Pembentukan Perda KTR, lanjut dia, bertujuan untuk menciptakan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat, melindungi kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat dan lingkungan dari bahan yang mengandung karsinogem dan zat adiktif dalam produk tembakau. Melindungi setiap orang dari dorongan lingkungan dan ketergantungan terhadap bahan yang mengandung zat adiktif berupa tembakau. Melindungi kesehatan masyarakat dari asap rokok, dan mewujudkan generasi muda yang sehat.

Baca Juga  40.621 KPM di Tubaba Terima Bantuan Pangan 2026

\”Kita awali ini di lingkungan pemda, pegawai harus sadar dan tetap menjaga mengimplementasi Perda KTR. Ini harus kita disiplinkan terutama di wilayah kantor bupati yang sudah mencakup beberapa dinas instansi, sehingga kedepan kita bisa mendapatkan penghargaan kembali yakni Pastika Awya Pariwara memiliki Perda dan mengimplementasikan tentang larangan iklan rokok di luar gedung,\” pungkasnya.

Untuk diketahui, penghargaan Pastika Parama ini diterima oleh 10 kabupaten/kota se-Indonesia, diantaranya 4 (empat) penghargaan diterima oleh Lampung yakni, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Barat, dan Provinsi Lampung. (Arie)

Berita Terkait

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat
80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027
DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun
Sekda Tubaba Hadiri Ujian Promosi Doktor Sekda Tulang Bawang
Ana Nadirsyah Pantau Layanan Tubaba Q Sehat di Lambu Kibang
Ketua TP PKK Tubaba Tinjau Program TubabaQ Sehat
Wabup Tubaba Tinjau Program Tubaba Q Sehat di Way Kenanga

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB