Banjir Berulang, Alumnus HMI Angkat Bicara

Suryani

Minggu, 27 April 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alumnus kader HMI, Eri Romadhon, Foto: Istimewa.

Alumnus kader HMI, Eri Romadhon, Foto: Istimewa.

Aksi unjuk rasa menuntut solusi konkret dari Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam penyelesaian banjir di wilayah tersebut dikabarkan akan berlanjut. Bahkan, bisa saja terjadi gelombang aksi yang lebih besar lagi.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Menanggapi itu, alumnus kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung sirkum Universitas Islam Raden Intan, Eri Romadhon memberikan saran kepada Wali Kota Eva.

“Secara akademis memang Pemkot Bandar Lampung di publik belum memperlihatkan langkah yang tepat untuk menyelesaikan persoalan banjir, seperti membuat grand design program jangka menengah maupun jangka panjang yang melibatkan para akademisi, pakar ahli di lintas bidang seperti tata kota, bencana, sosiologi, dan ekologi, serta peran serta masyarakat itu sendiri,” kata Eri, Minggu (27/4/2025).

Baca Juga  Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi 'Pelangi' Pagi-Pagi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, publik saat ini hanya diperlihatkan aksi cepat Wali Kota saja saat terjadi bencana. “Kita tahu saat terjadi bencana Wali Kota memang gerak cepat ambil langkah seperti pemasang Box Culvert, pengerukan sedimentasi sungai dan lainnya. Setelah tindakan seperti itu, pihak Pemkot tidak menunjukkan ke publik tindakkan yang lebih komprehensif seperti mengadakan Forum Group Discussion dengan para akademisi maupun praktisi, tindakan tata kelola kota yang terarah dengan memperhatikan keseimbangan aspek lingkungan,” jelas aktivis dari Lampung Pagar Dewa tersebut.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

“Banjir di Bandar Lampung dalam kurang lebih 2 tahun ini menjadi bencana yang berulang dan penyebabnya begitu kompleks dan selama itu kita tahu pihak Pemkot bukan tidak bertindak, tapi sudah bertindak dengan menggelontorkan anggaran yang cukup banyak tapi masih saja terjadi. Sehingga memunculkan kesan bertindak tanpa mendiagnosa dengan ahlinya untuk langkah pasti yang bisa memitigasi agar Bandar Lampung tidak terjadi banjir parah lagi,” ujar Eri.

Baca Juga  Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil

Meski demikian, Eri tetap mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemkot selama ini. Ia menyarankan agar Wali Kota segera memaparkan hasil kajian dan solusi yang telah dirumuskan kepada publik, terutama di hadapan para demonstran.

“Saran ini untuk mencegah munculnya opini bahwa Wali Kota dan Pemkot alergi terhadap kritik atau bertindak represif,” tegasnya.

Menurutnya, bila hal tersebut dibiarkan, bisa memperlemah kepercayaan publik terhadap upaya penanganan banjir yang saat ini tengah berlangsung di Kecamatan Panjang, sekaligus memicu gelombang aksi yang lebih besar. (*)

Berita Terkait

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung
GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari
Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas
Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri
Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344
Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil
Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polisi Tangkap Penipu Modus Gadai Sawah di Bandar Lampung

Berita Terbaru