oleh

Bandara Internasional Lampung Masih Terkendala Izin

Bandarlampung (Netizenku.com): Wacana untuk menjadikan Bandara Raden Inten II menjadi Bandara Internasional memang sudah lama digaungkan. Bukan hanya sekedar wacana, bahkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur juga terus digalakkan. Namun sampai saat ini izin menjadi Bandara Internasional belum juga didapatkan.

Menurut Kabag Humas Pemerintah Provinsi Lampung, Heriansyah, pembangunan dan pengembangan Bandara Raden Inten II sudah mencapai titik kesiapan, tinggal menunggu izin dari Kementerian Perhubungan.

\”Ya kalau kita berbicara kesiapan, bandara kita sudah sangat siap, segala infrastuktur untuk menjadi Bandara Internasional sudah kita siapkan, termasuk kerjasama dengan beberapa maskapai juga telah kita lakukan. Sekarang kita hanya butuh izin dari Kementerian Perhubungan untuk mewujudkan hal ini,\” papar Heri saat diwawancara usai hadir pada acara Uji Kompetensi Wartawan di Gedung PWI Lampung, Senin (5/11).

Baca Juga  Warga Sidodadi Asri Gugat PTPN 7

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perhubungan Provinsi Lampung terus berupaya dan mendesak pihak kementerian agar segera mengeluarkan izin penerbangan Internasional.

\”Jadi kita tidak hanya menunggu datangnya izin, tapi juga melakukan berbagai macam pendekatan agar izin penerbangan Internasional ini segera kita dapatkan,\” ucapnya.

Kabag Humas Provinsi Lampung yang akrab disapa Bang Heri ini menjelaskan, jika Bandara Raden Inten II telah ditetapkan menjadi Bandara Internasional, tentu saja hal utama yang menjadi kemudahan adalah adanya embarkasi haji penuh yang dapat dilaksanakan di Lampung.

Baca Juga  Kadiskes Lampung Benarkan Satu Warga Terjangkit Virus Corona

\”Kalau sudah jadi Bandara Internasional dengan status Embarkasi Haji penuh, tentu saja masyarakat Lampung kedepan bisa lebih mudah dalam mengurus proses berangkat haji. Selain itu, jika ditinjau dari sisi wisata, persentase kunjungan wisatawan mancanegara ke Lampung pasti akan terus meningkat,\” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi yang hadir ke Lampung beberapa waktu yang lalu, pihaknya masih terus mengkaji soal penetapan Bandara Raden Inten II menjadi Bandara Internasional.

Baca Juga  KPK Instruksikan Pemprov Tarik Pajak Alat Berat

\”Kita masih terus mengkaji kembali. Bila kurang bermanfaat, maka tidak bisa menjadi Bandara Internasional,\” ujarnya.

Menurutnya, untuk menjadi Bandara Internasional, sebuah bandara harus memenuhi standar dan persyaratan yang telah ditetapkan. Selain itu, Indonesia juga memiliki batas maksimal jumlah bandara Internasional.

\”Kalau terlalu banyak, nanti tidak produktif, jadi percuma pada akhirnya,\” tutup Budi.

Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan telah menyerahkan pengelolaan Bandara Radin Inten II kepada PT. Angkasa Pura II. Proses alih kelola bandara tersebut diharapkan selesai pada awal tahun 2019, sehingga PT. Angkasa Pura II bisa langsung melakukan peningkatan status bandara. (Aby)

Komentar