Awal 2019, Penderita DBD Meningkat Drastis

Redaksi

Selasa, 29 Januari 2019 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Dalam sebulan ini, seràngan Demam Berdarah Dengeu (DBD) di  Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) meningkat drastis. Hingga kini, sudah 113 orang terserang DBD, padahal sebelumnya diawal Januari hanya 19 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lamtim Syamsurijal didampingi Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Sartono mengatakan, dari 113 orang yang terserang DBD tersebut tersebar di 23 kecamatan dari 24 kecamatan. “Dengan adanya serangan DBD tersebut, kami telah melakukan fogging focus di seputaran rumah warga yang terserang. Hal ini merupakan langkah upaya meminimalisir bertambahnya masyarakat yang terserang DBD,” katanya, Selasa (29/1).

Baca Juga  Zaiful Serahkan Alat Peraga Edukasi PLKB

Pihaknya menyadari, Lamtim merupakan salah satu daerah endemik DBD. “Kalau menurut data yang kita himpun sampai saat ini sudah ada 113 orang, dan jumlah ini sudah mendekati angka total warga Lamtim yang positif terserang DBD pada tahun lalu yang sebanyak 196 orang,\” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan untuk pencegahan maraknya penyakit DBD tersebut, maka diperlukan perhatian atau kerjasama dari masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan rumahnya masing-masing. Kemudian kami juga menghimbau agar masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan DBD.

Baca Juga  DPRD Lamtim Klaim Belum Terima Tembusan Dana Covid-19

“Kita berharap agar warga dapat pro aktif melakukan tahapan-tahapan pencegahan DBD di kediaman masing-masing. Seperti membersihkan bak mandi seminggu sekali, memperhatikan perabotan rumah tangga yang menampung air,  tidak menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, serta mengunakan lotion anti nyamuk atau kelambu,” pesannya.

Sebab tahun ini merupakan siklus 5 tahunan penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegepty tersebut. Pada siklus 5 tahunan, biasanya penyebaran DBD mudah meluas. “Dan untuk mengantisipasi penyebaran DBD, Diskes Lamtim telah menyiagakan peralatan untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN), antara lain 18 alat foging focus, yang siap sedia dipergunakan setiap saat,\” ungkapnya.(Nainggolan)

Baca Juga  Topan RI Lamtim Kecewa atas Kinerja Polres

 

Berita Terkait

Warung Sehat Inovasi Kimia Farma dan BUMDes Lamtim
Arinal: Sinergi Pemerintah-Masyarakat Alpukat Siger Giri Mulyo Berbuah Manis
SIEJ Simpul Lampung-Balai TNWK Gelar Diskusi Perlindungan Gajah Sumatera
Dewan Dakwah Siap Bangun Perkampungan Keluarga Yatim
OJK Gelar Inklusi Keuangan Syariah di Lampung Timur
Hari Bakti PUPR ke-77, Gubernur Lakukan Penanaman Pohon dan Tinjau Bendungan Marga Tiga
Gubernur Serahkan Tali Asih untuk Warga Lamtim
Pemprov Salurkan 6 Ribu Liter Minyak Goreng dan Sembako di Lamtim

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Rabu, 17 April 2024 - 20:26 WIB

Musim Selancar, Disparekraf Lampung Klaim Telah Lakukan Koordinasi

Rabu, 17 April 2024 - 19:47 WIB

Arinal Apresiasi Komitmen ASN Lampung Pasca Libur Lebaran

Rabu, 3 April 2024 - 07:36 WIB

Perpusda Lampung Merabah Desa 

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar

Jumat, 19 Apr 2024 - 10:33 WIB

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB