ASN Pemkot Bandarlampung Dirapid Test

Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2020 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli menyaksikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sukarma Wijaya, mengikuti rapid test Covid-19 massal di ruang terbuka hijau lingkungan Pemkot Bandarlampung, Selasa (18/8). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli menyaksikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sukarma Wijaya, mengikuti rapid test Covid-19 massal di ruang terbuka hijau lingkungan Pemkot Bandarlampung, Selasa (18/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menggelar rapid test massal bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung, Selasa (18/8).

Rapid test massal yang berlangsung di ruang terbuka hijau komplek perkantoran Pemkot merupakan tindak lanjut dari ditemukannya seorang ASN di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) yang terpapar Covid-19.

\”Hari ini kita melakukan rapid test massal di Pemkot Bandarlampung atas instruksi Pak Wali Kota melihat ada satu staf kita yang positif terpapar Covid-19,\” kata Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyediakan 10 tenaga medis dari 5 Puskesmas, yakni Kota Karang, Labuhan Ratu, Kupang Kota, Campang Raya, Sumur Batu.

\”Alat rapid test yang kita pakai hari ini sebanyak 250 unit,\” ujar Edwin.

Dia mengatakan Gugus Tugas tidak akan menghentikan kegiatan di Pemkot dengan alasan ASN yang terpapar Covid-19 sudah terinfeksi 4-5 hari lalu.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Tapi ruangan-ruangan yang di sana, Lantai 9 Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu sudah disterilisasi dengan disemprot disinfektan,\” katanya.

Bagi ASN yang hasil rapid test reaktif namun tidak mempunyai gejala sakit, lanjut Edwin, diwajibkan menjalani isolasi mandiri. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB