PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan apresiasi kepada pengguna jasa pada peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2025.
Lampung Selatan (Netizenku.com): Perusahaan menilai kedisiplinan pelanggan membeli tiket online melalui aplikasi dan website Ferizy serta mengisi data manifest dengan benar turut mendukung transformasi digital dan peningkatan layanan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan pelanggan adalah energi utama pertumbuhan perusahaan. Ia menegaskan, kedisiplinan pengguna dalam beradaptasi dengan sistem digital membantu mewujudkan layanan penyeberangan yang lebih modern, aman, dan nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harpelnas menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan prima melalui inovasi digital, penguatan sistem Ferizy, serta peningkatan standar keselamatan dan kenyamanan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari perayaan, ASDP menggelar apresiasi langsung di lintas Merak–Bakauheni. Penumpang disuguhi hiburan dari penyanyi Jirayut di atas KMP Portlink dan menerima 500 merchandise eksklusif di kapal maupun dermaga eksekutif Merak dan Bakauheni.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyebut kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi. Menurutnya, kebiasaan tertib membeli tiket online terbukti mengurangi antrean dan kepadatan di pelabuhan.
“Para pelanggan yang sadar membeli tiket via online dan mengisi identitas dengan benar adalah pahlawan digital yang membantu kelancaran layanan,” katanya.
ASDP juga mengingatkan pentingnya pengisian data manifest sebagai bagian dari keselamatan pelayaran. Dengan sistem barcode, proses boarding menjadi lebih cepat, transparan, dan minim kesalahan.
Dari sisi operasional, General Manager ASDP Merak, Syamsudin, menjelaskan jalur kendaraan kini dipisahkan berdasarkan kategori, sehingga truk, bus, mobil, dan motor tidak lagi bercampur. Langkah ini dinilai penting untuk keselamatan dan kelancaran arus kendaraan.
Kedepan, ASDP berkomitmen memperkuat infrastruktur digital, memperkaya fitur Ferizy, serta meningkatkan edukasi publik agar semakin banyak pengguna jasa merencanakan perjalanan secara cerdas. (*)








