AMPP Mantapkan Barisan Jelang Aksi Damai Selamatkan Demokrasi

Leni Marlina

Minggu, 16 Maret 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Menjelang aksi damai selamatkan demokrasi di Kabupaten Pesawaran dari segala bentuk intervensi mafia politik dan kekuasaan, yang mencederai proses demokrasi. Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) menggelar rapat pemantapan.

Namun sayangnya upaya aksi tersebut coba digagalkan oleh penguasa setempat, dengan mengerahkan para camat dan kepala desa yang ada guna menghasut masyarakat agar tidak terpengaruh mengikuti kegiatan aksi damai yang akan digelar di Gedung KPU pada 17 Maret 2025.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Kita lihat ada sejumlah kepala desa dan camat yang membuat pernyataan yang mencoba meredam aksi ini dengan melarang warganya ikut aksi, mereka ini adalah antek-antek penguasa yang hanya mengejar kepentingan pribadi dan kelompok penguasa rakus dan zolim,” sesal Mualaim Taher Tokoh pendiri Kabupaten Pesawaran, Sabtu malam (15/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, meskipun upaya-upaya menggagalkan aksi tersebut terus dilakukan, tetapi tidak menyurutkan niat AMPP. Karena menurut Mualim, gerakan ini adalah murni gerakan masyarakat sebagai bentuk kesadaran untuk menyelamatkan demokrasi di Kabupaten Pesawaran yang saat ini mulai rusak.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Gerakan kami ini bukan didorong oleh kepentingan kelompok tertentu. Jadi jika ada oknum-oknum yang berupaya menggagalkan aksi ini, maka mereka adalah bagian dari kekuatan yang ingin mempertahankan kebobrokan demokrasi di Pesawaran,” ucapnya.

AMPP menargetkan meskipun ada upaya ikut campur tangan penguasa dalam menggagalkan aksi ini, tidak membuat ciut nyali masyarakat pada nilat awal yakni menduduki gedung KPU.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Tuntutan kita KPU harus melaksanakan putusan MK secara penuh, menjalankan amar putusan dengan sebaik-baiknya. Putusan MK telah mengatur bahwa PSU harus dilakukan dengan mengganti calon bupati terpilih dan diusung kembali oleh tiga partai pengusung, yaitu Demokrat, PPP dan Golkar, bukan hanya oleh satu atau dua partai saja,” tegasnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Kamis, 10 September 2026 - 17:19 WIB

DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Selasa, 1 September 2026 - 20:09 WIB

Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:24 WIB

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita

Berita Terbaru