Aksi Solidaritas Jurnalis Lampung untuk Wartawan Tempo Nurhadi

Redaksi

Rabu, 1 Desember 2021 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi solidaritas jurnalis Lampung untuk wartawan Tempo, Nurhadi, di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (1/12). Foto: Netizenku.com

Aksi solidaritas jurnalis Lampung untuk wartawan Tempo, Nurhadi, di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (1/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Puluhan jurnalis Lampung dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Aliansi Pers Mahasiswa (APM), Forum Jurnalis Perempuan (FJP),  LBH Pers, dan LBH Bandarlampung, Walhi Lampung, menggelar aksi solidaritas di Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (1/12).

Aksi solidaritas ditujukan kepada wartawan Tempo Nurhadi yang mengalami kekerasan dari anggota polisi aktif, Purwato dan Muhammad Firman Subkhi, ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan

Persidangan kasus kekerasan terhadap jurnalis Tempo Nurhadi memasuki tahap penuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya pada hari ini Rabu, 1 Desember 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Lapangan dari anggota AJI Bandarlampung, Derri Nugraha, meminta agar impunitas bagi pelaku kekerasan jurnalis dihentikan.

“Kami mendesak semua pihak untuk mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Derri.

Baca Juga  Edy Irawan Arief Pimpin Demokrat Lampung 2026–2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029

Mengawali aksi solidaritas, para jurnalis menutup kepala dengan plastik kresek sebagai solidaritas kepada Nurhadi.

Pada 27 Maret lalu,  Nurhadi ingin mewawancarai eks Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji, usai resepsi pernikahan anak terduga pelaku korupsi pajak tersebut rampung.

Namun Nurhadi menuturkan dirinya kemudian disekap, dianiaya, dan disiksa, serta kepalanya ditutup dengan plastik kresek merah. (Josua)

Baca Juga  Chusnunia Ramaikan Nobar Final Piala Dunia Bersama Santri di Bandar Lampung

Berita Terkait

203 Titik Hotspot Terdeteksi, Karang Taruna Desa Diminta Waspada Karhutla
Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat
BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB