Ada Suara Korban Mengaku asal Lampung di Reruntuhan Hotel Gempa-Tsunami Sulteng

Avatar

Minggu, 30 September 2018 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Hotel Roa Roa sebelum dan sesudah terjadi gempa (Foto: Istimewa)

Kondisi Hotel Roa Roa sebelum dan sesudah terjadi gempa (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Seorang warga asal Lampung bernama Fitri diduga tertimbun reruntuhan puing Hotel Roa Roa, dalam musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

\”Di dalam Hotel Roa Roa yang runtuh di Palu ada korban berteriak tolong namanya Fitri dari Lampung,\” ujar Tommy, wartawan salah satu tv swasta dalam grup WhatsApp di Lampung, Minggu sore (30/9/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Menurut dia, identitas lengkap korban belum diketahui. Tim SAR sedang membantu mengeluarkannya dari dalam reruntuhan

Baca Juga  DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Korban cuma berteriak minta tolong \’saya Fitri asal Lampung\’. Dalam Hotel Roa Roa diprediksi ada 56 tamu di dalam\” kata Tommy lagi.

Sementara itu, satu hari setelah gempa 7,4 SR yang menghantam Palu, Sulteng, masih banyak korban yang diduga tertimpa puing bangunan.

Mereka bahkan terus mengirimkan sinyal pertolongan kepada warga sekitar. Salah satunya mengaku berasal dari Lampung bernama Fitri itu.

\”Di Ramayana masih ada sinyal minta pertolongan. Dia masih hidup di sana,\” kata Kasubdit Operasi Basarnas, Agus Hariono di Palu, Sulteng, Minggu (30/9/2018).

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pihak Basarnas terus mengupayakan evakuasi korban dengan memberikan makanan dan minuman sehingga korban dapat terus dapat bertahan hidup.

Sementara itu, Direktur Operasi Basarnas Brigjen (Mar) Bambang Suryoaji mengatakan ada beberapa lokasi yang menjadi pusat evakuasi pihaknya.

Di lokasi-lokasi itu diduga masih banyak korban yang selamat meski tertimpa puing bangunan.

\”Lokasinya ada di hotel Roa Roa, Perumnas Balaroa, Pantai Talise, dan Supermarket Ramayana,\” sebutnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian

Khusus Hotel Roa-roa dan Ramayana, diperkirakan masih banyak kornan yang belum berhasil dievakuasi di sana.

\”Dugaan kita masih banyak korban yang masih hidup,\” sambungnya.

Hingga pagi tadi, korban meninggal yang terdata oleh pihak Basarnas berjumlah 388 orang dan warga yang berhasil dievakasui berjumlah 138 orang.

\”Data ini yang kami terima dan belum dipadukan dengan data-data yang berada di posko utama,\” kata dia. (lan/dtc)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru