Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong percepatan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan untuk memastikan peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman.
Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat meninjau SDN 2 Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (20/8/2026).
Kunjungan itu sekaligus menindaklanjuti program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. SDN 2 Rama Nirwana menjadi salah satu sekolah yang akan menerima bantuan revitalisasi pada 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dialog bersama Kepala SDN 2 Rama Nirwana, I Nyoman Sukasana, Gubernur Mirza mendapat informasi bahwa sekolah tersebut telah berdiri sejak 1979 dan belum pernah mendapat renovasi menyeluruh dari pemerintah. Selama ini, perbaikan fasilitas dilakukan secara terbatas melalui dukungan komite sekolah.
Mirza berharap bantuan revitalisasi dapat memperbaiki kondisi fisik bangunan dan menunjang kelancaran proses belajar mengajar.
“Sehingga nanti sekolah ini akan direnovasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembenahan infrastruktur pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama guru dan kepala sekolah.
“Saya titip anak-anak kita dengan kualitas pendidikan yang baik. Kami berusaha memperbaiki infrastruktur, dan para guru dan kepala sekolah memperbaiki kualitas pendidikan,” kata Mirza.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya dengan memperbaiki bangunan sekolah. Ketersediaan fasilitas yang memadai harus diikuti peningkatan kualitas pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh peserta didik.
Sementara itu, Kepala SDN 2 Rama Nirwana I Nyoman Sukasana mengatakan sekolahnya membutuhkan perbaikan sejumlah fasilitas, terutama ruang kelas dan perpustakaan.
Ia berharap program revitalisasi dapat menjawab kebutuhan tersebut sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal.
Meski demikian, sekolah telah mendapatkan bantuan fasilitas pembelajaran berupa smart TV dari pemerintah. Perangkat tersebut dimanfaatkan untuk menunjang proses belajar mengajar agar lebih interaktif.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman mengatakan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat pada 2026 mencakup 89 satuan pendidikan di wilayahnya.
Penerima program tersebut meliputi jenjang pendidikan TK hingga SMP, baik sekolah negeri maupun swasta.
Program revitalisasi merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak, aman, dan inklusif.
Bentuk intervensinya meliputi rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, perbaikan sanitasi, penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran, hingga penataan lingkungan sekolah. (*)








