Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, tidak ingin penguatan ekonomi masyarakat berhenti pada penyaluran modal usaha. Pemerintah daerah mulai membangun ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan permodalan UMKM dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan hingga pembinaan olahraga.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Arah pembangunan tersebut terlihat saat Pemkab Tubaba menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Area Bandar Lampung melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) sekaligus peluncuran Program TubabaQ Berdaya KUR Super Mikro dan KUR Mikro di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Tubaba, Panaragan, Kamis (13/8/2026).
Bupati Tubaba Novriwan Jaya, mengatakan, penguatan ekonomi masyarakat harus didorong melalui stimulus modal yang mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, bantuan langsung tidak cukup apabila tidak diikuti dengan upaya melahirkan pelaku usaha yang mandiri.”Satu-satunya cara membangun sektor perekonomian masyarakat adalah dengan menambah uang yang beredar. Melalui fasilitasi KUR Super Mikro dan KUR Mikro ini, kita ingin melahirkan pengusaha dan wirausahawan baru di Tubaba,” ujar Novriwan.
Pemkab Tubaba, lanjut dia, menargetkan penyaluran permodalan hingga Rp500 juta untuk setiap tiyuh. Dengan 103 Tiyuh dan kelurahan yang tersebar di wilayah Tubaba, target tersebut berpotensi menciptakan perputaran uang baru lebih dari Rp50 Miliar.
Ke depan, pemerintah bahkan menargetkan kapasitas permodalan tersebut dapat meningkat hingga Rp1 miliar per tiyuh. Perputaran modal yang semakin besar diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
Novriwan optimistis keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan program pembangunan yang berdampak luas.
“Kolaborasi dengan lembaga keuangan, dunia pendidikan dan berbagai pihak dinilai menjadi kunci agar program pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Area Manager BSI Bandar Lampung Lutvy Indaka menyambut positif langkah Pemkab Tubaba tersebut. BSI berkomitmen mendukung pelaksanaan program KUR sekaligus meningkatkan literasi keuangan syariah di kawasan pasar dan masyarakat sekitar dalam kurun waktu dua bulan.
“Kerja sama tidak hanya diarahkan pada pembiayaan usaha. BSI juga siap menyinergikan layanan investasi syariah, termasuk Bullion Bank berupa tabungan dan layanan perbankan emas, serta program perencanaan ibadah haji bagi masyarakat Tubaba,” singkatnya.(*)
Editor : Arie








